Musim lalu, Rossi finis di urutan ketujuh klasemen akhir pebalap dengan 139 poin. Dari 18 seri, pebalap Italia ini cuma naik podium sekali.
Rossi sempat optimistis akan mendapatkan hasil lebih oke pada musim ini. Dengan kapasitas motor yang lebih besar, 1.000cc, dia yakin bisa lebih kompetitif. Apalagi, motor Desmosedici GP12 andalannya menunjukkan hasil lumayan di sejumlah sesi tes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak bisa mengendarai motor ini, saya tak bisa membuat perbedaan. Saya bahkan tak bisa mengimbangi kecepatan Hayden, di mana biasanya saya bisa melakukan itu," aku Rossi kepada Mediaset.
Diakui Rossi, dirinya kini pesimistis bisa bersaing dengan pebalap-pebalap top pada musim ini. Juara dunia tujuh kali ini malah khawatir prestasinya akan merosot.
"Mungkin kami akan lebih buruk dibandingkan musim lalu karena kami mengalami kemunduran. Apa yang bisa saya katakan. Saya ingin jujur. Saya tak bisa mengendarai motor ini dengan baik, bahkan dibandingkan dengan pebalap-pebalap Ducati lainnya," ungkap Rossi.
"Kami kehabisan harapan tahun lalu. Tapi, saya tak ingin mengekspos diri saya seperti yang saya lakukan tahun lalu, dengan berpikir dan berharap pengembangan sasis kedua akan menghasilkan kemajuan," tandasnya.
Masih Punya Banyak PR Bersama Ducati
Seperti halnya sang pembalap, mekanik Ducati pun mengaku kesulitan menangani motor asal Italia ini. Performanya pun dinilai belum akan membaik dengan drastis dalam waktu dekat.
Setelah musim lalu tampil mengecewakan dalam debutnya bersama Ducati, peruntungan Rossi di era 1.000cc pun sepertinya belum banyak berubah.
Pada seri pembuka musim 2012 di Losail, Rossi harus bekerja keras sebelum finis di posisi 10--lebih buruk dari posisi 7 yang ia capai di tempat yang sama musim lalu. Juara dunia 7 kali kelas primer motor itu pun bahkan harus terpaut 33 detik dari pebalap Yamaha Jorge Lorenzo yang menjadi pemenang di Losail.
"Itu belum cukup bagus dan kami masih harus melakukan banyak hal," aku Jeremy "Jerry" Burgess yang merupakan pimpinan kru Rossi, kepada MCN.
"Kami sudah tahu mesti melakukan banyak pembenahan dan itu dicapai dengan lebih dulu mengurusi (selisih) dalam (kisaran) sepuluhan detik sebelum bicara (selisih) per detik. Tapi hasil ini jelas belum cukup untuk mengejar podium jadi kami punya banyak tugas," lanjut Burgess.
Masalah Rossi di Losail di antaranya adalah problem understeer dan juga kurangnya daya cengkeram dari GP12. Pekerjaan rumah (PR) itu akan coba dituntaskan sesegera mungkin meski performa Rossi niscaya takkan mendadak oke dalam seri berikutnya di Jerez pada 29 April depan.
"Saya pikir kami harus bekerja keras sebelum bisa menuai hasilnya dan tak banyak yang akan berubah dalam waktu dekat sebelum Jerez."
"Kami sudah belajar mengenai sesuatu di sini tapi itu tidak cukup untuk membuat perubahan besar," simpul Burgess.
(krs/syu)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit