ADVERTISEMENT

Mejeng di GIIAS 2022, Toyota bZ4X Bakal Dijual di Indonesia?

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 12 Agu 2022 10:04 WIB
Toyota bz4x di GIIAS 2022
Toyota bZ4X. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memboyong mobil SUV listrik, bZ4X, ke pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Pertanyaannya, apakah mobil ini akan dijual atau sekadar mejeng di pameran tersebut?

Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy mengatakan, saat ini bZ4X masih sekadar diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia melalui event pameran otomotif. Singkatnya, TAM masih melakukan riset pasar.

"Hari ini kita sudah tampilkan bZ4X, saya rasa itu indikator yang sangat jelas bahwa brand ini ke depan akan masuk. Ini bukan mobil konsep, ini adalah mobil display, kita impor dari Jepang," kata Anton di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE, BSD City, Tangerang (11/8).

"bZ4X pada pameran ini masih bersifat display, tetapi ke depannya kita sudah bicara dengan prinsipal. Jadi kita akan pelajari terus untuk dikenalkan di market Indonesia," sambung Anton.

Sebagai informasi SUV listrik Toyota bZ4X ini diproduksi di Jepang dan China. Secara tampilan, bZ4X punya tampak futuristik. Mobil ini memiliki grille heksagonal kecil di bagian bawah dan terdapat semacam insang vertikal di ujung kanan kirinya.

Mobil ini merupakan pengembangan bersama dengan Subaru. Toyota bZ4X akan menggunakan platform e-TNGA yang telah didesain untuk kendaraan listrik Toyota.

Nama bZ sendiri adalah singkatan dari Beyond Zero dan merupakan sebutan untuk keluarga kendaraan listrik Toyota yang akan datang. Perusahaan telah mengajukan merek dagang untuk bZ1X hingga bZ5X.

Secara performa, bZ4X menggunakan baterai lithium-ion 355 Volt kapasitas 71,4 kWh. Baterainya ditanam di bawah lantai dan memiliki pengontrol suhu untuk efisiensi. Sekali mengisi penuh baterai, mobil ini bisa menjangkau jarak hingga 500 km untuk tipe FWD dan 460 km untuk tipe AWD. Baterai mendukung pengisian daya AC hingga 6,6 kW dan pengisian daya DC hingga 150 kW, yang mampu mengisi daya 80 persen dalam 30 menit.

Toyota mengklaim kapasitas baterai akan tetap 90 persen dari kondisi awal setelah 10 tahun penggunaan atau 240.000 km. Pada saat yang sama, terdapat keamanan sel baterai tingkat tinggi termasuk fitur pemantauan tegangan, arus, dan suhu baterai yang berlebihan, penghapusan kontaminasi ditambah pendingin dengan resistansi tinggi.

Dalam hal tenaga, Toyota bZ4X FWD hadir dengan motor listrik tunggal yang dipasang di depan. Motor listrik itu bisa menghasilkan tenaga hingga 201 dk dengan akselerasi 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam 8,4 detik.

Sementara varian AWD dibekali dua motor listrik di depan dan belakang. Masing-masing bisa menghasilkan 107 dk dengan output gabungan 215 dk. Meski 85 kg lebih berat, Toyota bZ4X AWD bisa berakselerasi lebih cepat, 0-100 km/jam dalam 7,7 detik.

Di beberapa negara Eropa, mobil ini dilepas dengan banderol 41.950 poundsterling atau setara Rp 750-an juta.



Simak Video "Bakal Dipakai KTT G20, Mobil Listrik Toyota bZ4X Malah Kena Recall"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT