Seperti dikutip Motor1, Jumat (08/03/2019) duo mobil bergender off-road ini menggunakan kombinasi antara powertrain hybrid plug-in dan mesin bensin 1,3 liter turbocharged. Konfigurasinya, mesin pembakaran akan menggerakkan roda depan mobil sedangkan motor listrik, bakal menggerakkan gandar belakang untuk mengaktifkan sistem penggerak 4-roda.
Foto: Pool |
Namun memang, durabilitas baterai masih menjadi soal. Fiat Chrysler Automotive (FCA) mengklaim, kedua Jeep berbekal listrik itu mampu menjelajah hingga 31 mil atau hampir 50 km dengan kecepatan tertinggi 130 km/jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kinerja off-road akan menjadi yang terbaik di kelasnya," kata bos Jeep Eropa, Jeff Hines.
Bagaimana tidak, sifat torsi konstan dari motor listrik ini mampu memberikan lebih banyak presisi dan kontrol untuk bermanuver di medan yang berat sehingga lebih efisien.
Memang, mobil masih dalam tahap 'pratinjau' atau melihat respon pasar terlebih dahulu. Bilamana sesuai dengan yang diharapkan, diperkirakan mobil akan dijual pada tahun 2020. (riar/ruk)












































Foto: Pool
Komentar Terbanyak
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Harga BBM di Malaysia Turun, Bensin RON 95 Non-subsidi Setara Rp 15 Ribuan