Foto Oto

Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar

Pradita Utama - detikOto
Rabu, 23 Sep 2020 20:45 WIB

Jakarta - Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Suasana showroom penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta, Rabu (23/9).

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Jika kebijakan itu direalisasi membuat harga mobil baru jadi lebih murah, di sisi lain masyarakat lebih melirik mobil baru sebab harga tak terpaut jauh dengan mobil bekas.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Kebijakan itu akan membuat pasaran mobil bekas banyak bergejolak.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Wacana ini awalnya dilontarkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang. Ia mengaku sudah mengajukan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0%.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Hal ini menunjukkan ada kecemburuan bagi sektor usaha mobil baru, dengan mobil bekas saat pandemi COVID-19.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Belum ada keputusan resmi soal rencana relaksasi pajak ini, pun berapa usulan insentif yang dikabulkan pemerintah.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Tapi kalau benar terjadi tentu akan ada koreksi harga jual mobil saat ini.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Menurut Pengamat Otomotif sekaligus Akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu, relaksasi pajak itu bakal mengganggu pasar mobil bekas jika harga mobil baru menurun di atas 10 persen dari harga jual saat ini.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Sebelumnya, kebijakan ini diajukan guna menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif di tengah masa pandemi COVID-19. Usulan ini diharapkan berlaku hingga akhir 2020.

Mobil baru diwacanakan mendapat insentif pembebasan pajak hingga 0 persen. Tapi kebijakan ini dikhawatirkan mengganggu kelangsungan bisnis pedagang mobil bekas.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan mengkaji terlebih dahulu usulan pajak 0% untuk setiap pembelian mobil baru.

Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar
Mobil Baru Bakal Bebas Pajak, Penjual Mobil Bekas Bersiap Gulung Tikar