Foto Oto

Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan

Pool - detikOto
Minggu, 07 Jan 2018 16:40 WIB

Jakarta -

Faktor keamanan mobil menjadi salah satu pertimbangan. Misalnya dengan melihat berapa bintang yang didapat mobil saat melakoni tes tabrak.

Tes tabrak bagian depan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa parah jika sebuah mobil menabrak dari sisi depan. Tes dilakukan pada kecepatan 64 km/jam dan nantinya mobil akan menabrak sebuah tembok yang sudah disediakan. Foto: ANCAP
Tembok tersebut seolah dibuat untuk menyerupai kejadian nyata saat mobil menabrak mobil lain di bagian depan. Secara teknis hanya sekitar 40 persen bagian depan mobil yang terimbas kalau kecelakaan terjadi mengenai bagian depan mobil. Mobil diisi oleh boneka di bagian sopir dan juga penumpang. Foto: Indianautosblog
Nantinya ada nilai tersendiri berupa rating bintang jika boneka yang di dalam mobil tak mengalami kerusakan cukup parah. Misalnya, boneka yang paling sedikit lecet, pastinya menyatakan kalau mobil itu aman dan bisa saja mendapatkan lima bintang. Foto: Latin NCAP
Tes kedua yang paling krusial setelah bagian depan adalah bagian samping. Dalam tes ini, mobil bakalan mendapat tabrak dari samping yang akan menghantam pintu mobil. Tes tabrak samping ini dilakukan dalam kecepatan 50 km/jam. Foto: ANCAP
Sebelum tahun 2009, tes ini bukanlah suatu kewajiban hanya digunakan sebagai nilai tambahan saja. Namun sekarang tes semacam ini mulai menjadi kewajiban di Eropa. Tes semacam ini bertujuan untuk mengetahui potensi cidera penumpang ataupun pengendara di bagian dada atau abdomen. Mobil akan ditabrak dari bagian samping dengan kecepatan 32 km/jam. Jika mobil tak dilengkapi airbag di bagian sisi-sisi jendela maka pastinya tak bakalan lolos uji tes tersebut. Foto: IIHS
Tak semua kejadian tabrakan terjadi antara mobil dengan mobil atau mobil dengan sebuah benda keras, melainkan juga bisa dengan pejalan kaki. Tes tabrak terhadap pejalan kaki juga merupakan salah satu tes yang krusial. Ada beberapa simulasi yang dilakukan terhadap sebuah boneka yang diletakkan di depan mobil. Pengujian dilakukan dalam kecepatan 40 km/jam. Foto: Dok. Toyota
Tak hanya empat tes utama saja yang dilakukan saat tes tabrak. Ada juga pengetesan yang dilakukan terhadap fitur-fitur canggih yang tersemat di mobil. Mulai dari ESC Testing, tes pengereman seperti AEB Testing, AEB Testing, dan juga tes keamanan mobil lewat Advance Active Safety System. Foto: Global NCAP
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan
Mobil Sengaja Ditabrak untuk Uji Keamanan