Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 27 November 2014, 16:22 WIB

Road Warriors, Touring yang Tak Akan Pernah Bisa Dilupakan

- detikOto
Road Warriors, Touring yang Tak Akan Pernah Bisa Dilupakan
Jakarta - Para peserta Road Warriors II di wajibkan hadir di kantor detik.com di daerah warung buncit pukul 07.00 WIB. Untuk melakukan briefing sebelum memulai perjalanan.

Perjalanan menuju pelabuhan merak yang di tempuh sekitar 10 jam, melalui rute Gatot Subroto, Slipi Kalideres, Cilegon dan Merak. Waktu kurang lebih 10 jam ini sudah termasuk Istirahat, Sholat, dan Makan (ISHOMA).

Sesampainya di pelabuhan Merak, semua peserta di data ulang oleh panitia untuk pembelian tiket kapal fery. Setelah semua adminitrasi selesai, akhirnya peserta Road Warriors II dan panitia melakukan penyebrangan dari Merak ke Bakauheni yg di tempuh sekitar 2 jam.

Diatas kapal fery semua peserta & panitia RW II sudah mulai akrab. Saling foto bersama merupakan awal dari keakraban satu dengan yang lainnya. perjalanan kami dari Jakarta-Merak tidak mengalami kendala berarti hanya cuaca yang kurang bersahabat menjadi bumbu di per jalanan kami.

Sambil menunggu tiba di pelabuhan Bakauheni, para peserta dan panitia istirahat sejenak sambil menyaksikan tayangan Bioskop TRANS TV “SPIDERMAN”. setelah menunggu 2 jam, kapal yang kita tumpangi pun tiba di pelabuhan Bauaheni.

Cuaca yang tidak bersahabat kembali menghiasi perjalanan kami, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung. Panitia & Peserta Road Warriors II mengisi BBM terlebih dahulu di sekitar pelabuhan, mengingat jalur lintas Sumatera sangat jarang POM Bensin yang tersedia.

Setelah semua mengisi bahan bakar, perjalanan pun kami lanjutkan untuk menuju hotel Sheraton Bandar Lampung . Jarak yang harus kami tempuh dari pelabuhnan ke banar lampung sekitar 87 Km / sekitar 90 menit.

Di perjalanan menuju hotel salah satu peserta mengalami kelelahan dan akhirnya kita semua sepakat untuk beristirahat sejenak, setelah beristirahat 20 menit perjalanan pun kami lanjutkan. Sekitar pukul 00.30 WIB kami semua tiba di hotel Sheraton Bandar Lampung untuk beristirahat.

Pagi yang cerah di kota Bandar Lampung, sebelum melanjutkan perjalanan, para peserta melakukan sarapan pagi agar perut tidak kosong saat di perjalanan. Setelah selesai sarapan, Panitia dan semua peserta berkumpul di lobby hotel untuk melakukan briefing dan doa terlebih dahulu.

Briefing dan doa di pimpin langsung oleh konsultan Safety Riding dari Motormasse Motorindo yaitu “Mas” Andry Berlianto. Sekitar pukul 09.00 WIB perjalanan kami di mulai. Seperti biasa tujuan pertama ialah SPBU terdekat.

Hari ini merupakan hari pertama BBM subsidi di naikan oleh pemerintah, setelah semua peserta selesai mengisi BBM perjalanan pun di mulai, perjalanan hari kedua ini menuju Krui.

Perjalanan menuju krui sangatlah extream, karena jalur yang di lalui ini melewati pegunungan yang curam dan berkelok-kelok . Kembali cuaca tidak bersahabat dengan kami, jalur yang kita lalui pun menjadi licin oleh guyuran hujan.

Nasib kurang baik di alami oleh saya sendiri di hari kedua ini, motor saya mengalami “Trouble”. Kondisi ini membuat motor saya tidak dapat di gunakan kembali, itu membuat saya frustasi dan membuat saya sempat tidak bersemangat lagi untuk menlanjutkan perjalanan di event ini. Motorpun terpaksa di angkut di mobil Mitsubishi STRADA milik panitia.

Sekitar pukul 20.30 WIB seluruh peserta dan panitia Road Warriors II pun tiba di Krui, kami semua bermalam di Lovina Krui Surf Resort.

Pukul 07.30 seluruh peserta Road Warriors II telah bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu jaraknya sekitar 350 km. Tapi sebelum melakukan perjalanan semua peserta melakukan foto selfie di pinggi pantai tepat di depan Resort Lovina.

Pemandangan yang indah membuat semua peserta dan panitia terkesima akan keindahan alam Indonesia ini. Perjalanan di mulai kembali setelah semua pesrta dan panitia melakukan sarapan pagi.

Dengan berdoa bersama terlebih dahulu, akhirnya kami melanjutakan perjalanan menuju kota Bengkulu. Kondisi jalan yang tidak rata menjadi tantangan tersendiri untuk para peserta Road Warriors II.

Pada saat di perjalanan kita semua mampir ke bengkel resmi Yamaha terdekat untuk melakukan pengecekan kondisi kendaraan. Setelah motor saya diperiksa, motor saya tetap tidak dapat melanjutkan perjalanan karena kerusakan yang cukup parah. Dengan sangat terpaksa saya pun menjadi “BONCENGERS”.

Meskipun menjadi “BONCENGERS”, tidak menyurutkan semangat saya untuk mengikuti event ini. Hari ketiga ini merupakan perjalanan yang mengasyikan di karenakan pemandangan alam yang indah . Pokoke Mantappp Bro !!!. Sekitar pukul 12.30 WIB para peserta dan Panitia melakukan Istirahat Makan Siang dan Sholat di Pondok Makan Pandan Jati di daerah lintas Bengkulu.

Tepat pukul 13.30 WIB perjalanan pun kami lanjutkan, sebelum melanjutkan perjalanan peserta dan panitia yang menggunakan sepeda motor mengenakan jas hujan terlebih dahulu, karena air hujan pun mulai turun.

Di perjalanan ini saya di berikan kesempatan untuk menjajal Yamah R15 oleh bro Ryan dari team Konsultan Safety Riding. setelah 350 KM di tempuh kami pun tiba di kota Bengkulu.

Disini kita di sambut meriah oleh anak2 komunitas motor di Bengkulu . kami semua pun diantar ke tempat makan yang paling ramai di kunjungi di kota Bengkulu.

Usai makan malam berakhir, kami peserta dan panitia Road Warriors II bercengkrama sejenak bersama anak2 kominitas motor Bengkulu. Setelah bercengkrama selama 1 jam kami semua pun di antar menuju hotel Santika yang berada di pusat kota Bengkulu untuk beristirahat.

Pukul 07.30 WIB peserta dan Panitia menikmati hidangan sarapan yang sudah di sajikan oleh pihak Hotel Santika. sambil menikmati sarapan, ternyata ada pihak bengkel Yamaha bengkulu yang datang ke hotel untuk melakukan service kepada motor2 yang bermasalah.

Namun sayang sekali, tetap saja motor saya tidak dapat di perbaiki. Saya pun terpaksa harus bergantian dengan peserta lain yang kelelahan. Walapun begitu, semangat saya tidak pernah luntur karena bagi saya mengikuti event ini adalah pengalaman yang berharga bagi saya.

Setelah semua motor selesai di servis kami melanjutkan perjalanan lagi ke Muko-muko.

Di perjalanan RC ( Riders Captain ) kita “Bro Deny” bertemu dengan ibunda tercintanya. Moment ini sangat mengharukan, mengingat sudah beberapa hari ini kita semua tidak berjumpa dengan keluarga di rumah.

Tidak berselang lama, perjalanan pun kami lanjutkan. Sekitar Pukul 13.15 WIB para peserta dan Panitia sepakat untuk ISHOMA di daerah Ketahun. Canda tawa pun slalu menghiasi perjalanan kami. Setelah usai semua, Riders pun bersiap untuk melanjutkan perjalanan.

Nuansa Pinggir pantai yang indah membuat kami semua lebih bersemangat melalui perjalanan ini. Namun accident kecil terjadi di perjalanan, salah satu peserta wanita kelelahan sehingga terjatuh di pinggir jalan untungnya accident itu tidak menimbulkan cedera serius, hanya sedikit luka2 ringan.

Riders wanita tersebut pun terpaksa harus beristirahat di dalam mobil dan motornya di kemudikan oleh panitia. di tengah perjalanan kembali kami harus berhadapan dengan cuaca yang ekstrem, namun itu tidak menghalangi perjalanan kami. Dan akhirnya setelah hampir 12 jam di perjalanan, kami pun tiba di hotel Madiyana di daerah Muko-muko.

Selamat pagi muko-muko. Perjalanan menuju titik akhir yaitu kota Padang pun siap dimulai. kembali para riders mengecek unit kendaraan masing2 dan tidak lupa untuk pergantian oli mesin.

Sudah menjadi kewajiban, sebelum perjalanan di mulai tidak lupa kami berdoa agar perjalanan ke kota Padang berjalan lancar. Selama di perjalanan menuju Padang kami semua bertemu dengan sapi2 milik warga yang berkeliaran di sepanjang jalur lintas barat ini.

Berhubung hari kelima ini bertepatan hari Jum’at, maka semua Panitia & peserta melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at terlebih dahulu di masjid Pinggir Jalan.

Usai sholat Jum’at selesai perjalanan pun di lanjutkan, cuaca hari kelima ini cukup bersahabat tidak seperti hari-hari sebelumnya, sehingga kita bisa masuk kota Padang tidak terlalu malam. Setibanya di kota padang, kami semua langsung memasuki hotel Pangeran Beach.

Di kota Padang ini para panitia dan peserta Road Warriors II mendapat jamuan dari bikers asli ranah minang. kita pun bercengkrama bersama di tempat masakan padang sebrang hotel tempat kami menginap. Usai kongkow bersama, kami semuapun masuk ke kamar hotel masing-masing untuk beristirahat.

Hari Pertama di kota Padang, semua peserta & Panitia seperti biasa sarapan pagi terlebihn dahulu sebelum memulai aktifitas. Perjalanan di hari ini pun tidak terlalu mengejar target. Hanya perjalanan ke tempat wisata yang terkenal di Sumatera Barat yaitu Kelok 44, Danau Maninjau, Ngarai Sianok, Goa Jepang, Jam Gadang
 
Hampir disemua tempat wisata yang kami kunjungi, semua peserta pun maupun panitia bernasis ria di jam gadang yang merupakan Landmark di kota Bukittinggi.

Setelah semua tempat wisata itu kami kunjungi, tidak lupa kami berbelanja oleh-oleh untuk orang2 terdekat yang kita kasihi. Dan akhirnya hari pertama di Pulau Sumatera Barat pun telah berakhir. sebelum kembali ke hotel, kurang lengkap bila kita tidak makan malam di sate padang “Mak Syukur”.

Salah satu rumah makan sate padang yang terkenal di padang. Setelah selesai makan malam, kami pun kembali ke hotel.

Hari kedua di kota Padang , para peserta & panitia di sambut oleh Assiten GM Marketing PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Bapak Mohammad Masykur di Lobby hotel. Dihari terakhir perjalanan Road Warriors II ini, kami semua akan berbagi untuk pembangunan masjid di daerah Padang Pariaman. Pemberian bantuan untuk pembangunan masjid ini di pimpin langsung oleh Bapak Mohamad Masykur.

Usai pemberian bantuan donasi, kami semua telah di suguhi didangan makan siang oleh tokoh adat sekitar. Makan siang yang di sertai hujan pun menjadi cerita tersendiri untuk kami semua.

Akhirnya acara utama di hari terakhir ini pun rampung, kami semuapun segera bergegas ke salah satu dealer resmi Yamaha yang terbesar di kota Padang untuk melangsungkan salam perpisahan kepada Bapak Mohammad Masykur yg terlebih dahulu akan menuju ibukota Jakarta.

Setelah salam perpisahan usai, giliran kami semua peserta dan panitia Road Warriors 2014 berkemas untuk bertolak ke Jakarta. Usai berkemas, kami pun melanjutkan perjalanan menuju bandara, sebelum menuju bandara, kami semua mampir ke toko Kripik Balado Christine Hakim yang letaknya tak jauh dari Dealer Yamaha PT. TJAHAJA MOTOR, yang menjadi titik kumpul terakhir kita.

Setelah semua urusan pribadi masing2 usai , saatnya kami semua menuju Bandara International Minangkabau yang berjarak sekitar 25-30 KM dari tempat belanja oleh2. Kami di antar oleh Bus Karyawan milik Dealer Yamaha PT.TJAHAJA MOTOR.

Kesan dan pesan saya adalah selama mengkuti Event Road Warriors 2014, saya merasa bangga dan senang karena ini merupakan perjalanan Touring yang tidak akan pernah saya lupakan. Kekeluargaan yang telah kami bangun bersama adalah kunci kebersamaan yang tak akan lekang oleh waktu.

Pesan saya adalah Road Warriors ini sebagai pembelajaran bagi para Riders, akan pentingnya Safety Riding di perjalanan & menuntut kita semua agar tidak mementingkan ego masing-masing. Karena, bila kita tidak bersatu selama di perjalanan, niscaya event Road Warriors tidak akan berkesan bagi semua peserta maumpun panitia.

(ady/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +