×
Ad

Ini Sederet Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Repaint Motor

Dea Duta Aulia - detikOto
Rabu, 07 Okt 2026 18:31 WIB
Foto: Dok. Pylox
Jakarta -

Bodi yang kusam pada motor membuat tampilan kendaraan terasa kurang menarik dan menonjol. Apalagi jika ditambah baret-baret yang membuat kendaraan semakin terlihat tidak terurus.

Jika kondisi bodi sudah seperti itu, waktunya membuat tampilan motor menjadi kinclong dan tampil seperti baru. Anda bisa mengecat ulang motor sendiri di rumah dengan menggunakan spray paint atau cat semprot.

Namun, ada sejumlah hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan pengecatan secara mandir. Dikutip dari berbagai sumber, aspek yang perlu diperhatikan sebelum repaint antara lain menentukan tujuan pengecatan, pilihan warna, mengenali bagian yang akan dicat, hingga ketahanan cat.

1. Tentukan Tujuan Repaint dan Warna yang Bakal Digunakan

Menentukan tujuan repaint dan pemilihan warna menjadi hal mendasar yang perlu dilakukan. Sebagai contoh, jika memiliki tujuan untuk menjual kembali motor yang dimiliki, pastikan memilih warna-warna natural yang sesuai dengan surat kendaraan.

Namun, jika tujuan repaint untuk keperluan modifikasi atau kontes, pastikan pemilihan warna sejalan dengan konsep yang dimiliki. Hal itu bertujuan agar warna yang dipilih dapat memberikan nilai lebih pada kendaraan yang dimodifikasi.

2. Kenali Material yang Akan Dicat

Mengenali bagian yang akan dicat menjadi langkah lanjutan yang perlu dilakukan. Sebab, setiap bagian motor memiliki material yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, bagian bodi dan pelek memiliki material yang berbeda. Material dasar inilah yang bisa menjadi rujukan dalam pemilihan cat. Jangan sampai ingin melakukan repaint bodi, tetapi cat yang digunakan justru cat untuk pelek.

3. Periksa Kondisi Permukaan

Memeriksa kondisi permukaan yang akan dicat juga menjadi langkah penting yang perlu dilakukan. Pastikan permukaan yang akan dicat sudah bersih dari lapisan cat lama.

Selain itu, permukaan yang akan dicat juga harus terbebas dari debu dan kotoran. Hal ini bertujuan agar proses pengecatan dan pengeringan dapat menghasilkan warna yang berkualitas.

4. Perhatikan Kebutuhan Ketahanan Cat

Setiap kendaraan, termasuk motor, pasti melakukan proses pengisian bensin. Tak jarang saat proses pengisian berlangsung, bensin yang keluar dari bibir nozzle kerap muncrat dan mengenai sejumlah bagian motor. Bahkan, hal tersebut kerap terjadi ketika motor melakukan pengisian bensin hingga full tank.

Jika menggunakan cat dengan kualitas jelek, cipratan bensin bisa memudarkan warna dan merusak tampilan bodi motor. Hal ini tentu perlu dihindari bagi Anda yang ingin melakukan repaint motor.

5. Siapkan Waktu, Tempat, dan Proses Pengerjaan

Langkah selanjutnya yakni menyiapkan waktu dan tempat untuk proses pengecatan. Pasalnya, proses pengecatan tidak boleh dilakukan setengah-setengah agar hasilnya tidak belang.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan pemilihan tempat atau lokasi pengecatan. Usahakan memilih tempat yang jauh dari paparan debu dan kotoran. Hal itu bertujuan agar kualitas hasil pengecatan bisa maksimal.

Foto: Dok. Pylox

Supaya proses pengecatan menghasilkan tampilan maksimal, tidak ada salahnya menggunakan Pylox Premium dari Nippon Paint yang bisa dibeli di sini. Pylox Premium sengaja dirancang dengan teknologi membuat hasil pengecatan menjadi cepat kering, tahan bensin, kilap tinggi, dan menghasilkan hasil akhir tidak retak. Pylox juga dilengkapi teknologi Adjustable Nozzle yang dapat mengubah arah pola semprotan sesuai kebutuhan.

Menariknya, Pylox Premium memiliki 77 pilihan warna termasuk 32 warna original motor di dalamnya, sehingga pengguna dapat lebih leluasa memilih warna yang sesuai dengan tampilan motor. Pilihan tersebut dapat membantu proses modifikasi tampilan motor agar hasil akhirnya terlihat lebih sesuai dengan gaya yang diinginkan.



Simak Video "Video: Toyota Hilux Terbakar di Lampung gegara Kaleng Cat Semprot Meledak"

(akn/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork