Satu unit motor listrik buat program MBG harganya Rp 42 juta. Berikut ini jarak tempuh motor listrik MBG.
Pengadaan motor listrik buat program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) ternyata terdapat praktik markup.
Kejaksaan Agung mengungkap nilai pengadaan tersebut mencapai Rp 1.035.515.297.908,02 melalui vendor PT YAT. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana sempat menyebut bahwa harga per unit motor listrik dalam pengadaan tersebut sebesar Rp 42 juta. Adapun, uang Rp 1 triliun untuk pengadaan juga sudah dibayarkan ke PT YAT yang disebut Kejagung tak memenuhi syarat lantaran tak punya dealer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan telah dibayarkan ke PT YAT yang tidak memenuhi syarat selaku Vendor karena tidak memiliki dealer/bengkel aktif dan terdapat markup," tulis Kejagung dikutip laman resminya.
PT YAT memang bukan dealer ataupun agen pemegang merek. Dikutip situs resmi yasagroup, PT YAT itu bergerak di bidang jasa logistik, alat kesehatan, hingga pengadaan motor listrik.
"Kami menyediakan layanan pengadaan motor listrik secara profesional dan siap menjadi mitra strategis Anda dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga distribusi unit ke lokasi Anda," demikian dikutip dari situs resminya.
Di laman katalog Inaproc, motor listrik yang ditawarkan PT YAT berupa Emmo JVX GT dan Emmo JVH Max. Mengutip laman resmi Emmo Indonesia, JVX GT motor listrik adventure bertenaga hingga 7000 W dengan jarak tempuh 70 km, fast charging 30%-80% dalam waktu 1 jam, dan desain tangguh untuk jalan raya maupun off-road.
Motor ini punya dimensi panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, tinggi 1.150 mm, dan ground clearance 320 mm. Berat kosongnya 110 kg dan kapasitas angkut 200 kg.
Sementara Evvo JVH Max skuter listrik modern untuk mobilitas perkotaan. Dengan kecepatan hingga 90 km/jam, jarak tempuh 70 km, baterai 73,6V 30Ah, fast charging, desain elegan, serta rem cakram CBS. Remnya menggunakan cakram CBS dengan ban tubeless.
(dry/din)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun