Rupiah Anjlok, Harga Suku Cadang Motor Premium di RI Naik 20%

Rupiah Anjlok, Harga Suku Cadang Motor Premium di RI Naik 20%

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Selasa, 09 Jun 2026 08:37 WIB
Ducati Indonesia dirikan showroom di Pondok Indah Jakarta Selatan.
Biaya suku cadang Ducati. Foto: dok. Ducati
Jakarta -

Brand motor premium asal Italia, Ducati, mengumumkan telah menaikkan harga suku cadang kendaraan di Indonesia. Langkah tersebut diambil setelah nilai tukar rupiah terhadap dolar terus mengalami pelemahan.

Kepastian Ducati menaikkan harga suku cadang motor di Indonesia diumumkan melalui akun media sosial resminya. Mereka memastikan, penyesuaian tersebut berlaku mulai Senin (8/6). Tak main-main, kenaikannya tembus 20 persen!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada seluruh Ducatisti Indonesia. Kami ingin menginformasikan bahwa mulai tanggal 8 Juni 2026, suku cadang baru di luar stok yang saat ini tersedia di Ducati Indonesia akan mengalami penyesuaian harga sebesar 20 persen," tulis akun resmi Ducati Indonesia, dikutip Selasa (9/6).

Ducati Indonesia dirikan showroom di Pondok Indah Jakarta Selatan.Ducati Indonesia dirikan showroom di Pondok Indah Jakarta Selatan. Foto: dok. Ducati

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat biaya impor komponen kendaraan mengalami kenaikan. Itulah mengapa, konsumen mau tak mau harus menerima perubahan harga tersebut.

ADVERTISEMENT

"Penyesuaian ini merupakan dampak dari kondisi ekonomi global yang mempengaruhi rantai pasok suku cadang, serta pelemahan nilai tukar uang saat ini yang berdampak langsung pada biaya pengadaan barang impor," ungkapnya.

Penyesuaian harga tersebut, tambah Ducati, hanya berlaku untuk komponen-komponen yang benar-benar baru. Sementara komponen lama yang telah tersedia di gudang mereka bisa ditebus dengan nominal sebelumnya.

"Perlu kami sampaikan, bahwa penyesuaian ini berlaku terpisah dan di luar penyesuaian harga yang sebelumnya telah diberlakukan. Harga lama masih berlaku untuk stok yang tersedia hari ini. Pesan sekarang dan hemat lebih banyak," kata Ducati.

Sepekan terakhir, rupiah makin tak berdaya di hadapan dolar Amerika Serikat (USD). Bahkan, ketika artikel ini dimuat, US$ 1 sudah setara Rp 18.160. Bukan mustahil, angkanya kembali mengalami pelemahan hingga sebulan ke depan.




(sfn/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads