Maaf! BYD Nggak Minat Jual Motor Listrik

Maaf! BYD Nggak Minat Jual Motor Listrik

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 19 Jan 2026 07:03 WIB
Maaf! BYD Nggak Minat Jual Motor Listrik
BYD belum minat jual motor listrik. Foto: Doc. BYD
Zhengzhou -

Build Your Dreams (BYD) memastikan tak berminat membuat atau menjual motor listrik untuk konsumen global. Sebab, saat ini, mereka masih fokus memasarkan kendaraan roda empat dan komponen penunjang lainnya.

Kepastian tersebut disampaikan Liu Xueliang selaku General Manager (GM) Sales Division BYD Asia Pasific. Pernyataan itu membantah kabar yang menyebut BYD sedang mengembangkan skuter matik (skutik) listrik berdaya besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sampai sekarang tak berencana meluncurkan sepeda motor atau kendaraan roda dua, apalagi mengujinya di sirkuit balap kami," ujar Liu saat dikonfirmasi di Zhengzhou, Henan, China.

BYDMotor BYD Foto: Doc. BYD

BYD memang punya sirkuit all-terrain untuk menguji kendaraan baru di Zhengzhou, Henan. Fasilitas tersebut benar-benar lengkap, mencakup lintasan balap, off-road dan trek pengujian lain. Menurut pengamatan kami, ada beberapa trek yang bisa dipakai untuk mengetes motor listrik.

ADVERTISEMENT

Namun, Liu memastikan, sirkuit all-terrain itu sejauh ini hanya untuk kendaraan roda empat. Dia juga menegaskan, lintasan tersebut eksklusif hanya untuk BYD semata.

"Sekarang hanya untuk BYD saja, karena kami sudah sangat sibuk," kata dia.

Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar, BYD sedang mengembangkan motor listrik bersama dengan perusahaan asal Singapura, Scorpio Electric. Bahkan, keduanya disebut-sebut telah menandatangani kesepakatan untuk memasarkan model terkait di market Asia Tenggara.

Kabarnya, Scorpio akan memanfaatkan jaringan BYD untuk memperluas jangkauannya di pasar. Kerja sama kedua perusahaan itu konon mengincar Thailand, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan negara-negara yang dengan cepat mengadopsi peralihan ke listrik.

Sebelumnya, petinggi BYD lain juga sempat menepis isu tersebut. Dia menegaskan, apa yang beredar di internet belum tentu benar.




(sfn/rgr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads