Sempat Bikin Inden Motor Honda Lama, Apa Fungsi Chip Semikonduktor?

ADVERTISEMENT

Sempat Bikin Inden Motor Honda Lama, Apa Fungsi Chip Semikonduktor?

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 30 Des 2022 17:01 WIB
Honda PCX di pabrik Astra Honda Motor di Sunter, Jakarta.
Ilustrasi produksi Honda terganggu gara-gara krisis chip semikonduktor. Foto: PT Astra Honda Motor
Jakarta -

Produsen otomotif di seluruh dunia sempat dibuat pusing dengan kelangkaan chip semikonduktor. Meski bentuknya sangat kecil, chip semikonduktor memiliki peran yang cukup besar dalam industri otomotif. Langkanya chip semikonduktor membuat produksi mobil ataupun motor terhambat.

Konsumen pun harus menunggu lebih lama mobil dan motor yang dipesan tiba di garasi rumah. PT Astra Honda Motor merupakan salah satu produsen yang turut merana akibat kelangkaan chip semikonduktor. Proses produksi sepeda motor Honda tidak bisa optimal di tengah tingginya permintaan untuk beberapa tipe produk, termasuk di antaranya tipe yang sedang populer di Tanah Air seperti Scoopy hingga Vario.

Tapi apa sebenarnya fungsi chip hingga membuat inden berbulan-bulan? Mengutip laman Astra Honda, Chip semikonduktor merupakan bahan utama untuk membuat Integrated Circuit (IC) dan terbuat dari gallium arsenide, germanium, silicon dan lainnya.

IC sendiri adalah komponen elektronika aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan komponen elektronik seperti transistor, dioda, resistor dan kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu rangkaian elektronika dalam sebuah kemasan kecil.IC dibuat dengan menggunakan proses fotolitogradi yang membuat dan mencetak suatu gambar atau pola hingga ukuran nanometer.

Chip semikonduktor bersifat sebagai isolator listrik (tidak dapat dilalui arus listrik). Namun pada temperatur, arus listrik, atau dalam keadaan tertentu, semikonduktor dapat juga berfungsi sebagai konduktor (dapat dilalui arus listrik), misal sebagai penguat arus, penguat tegangan dan penguat daya.

Di motor Honda, komponen IC digunakan dalam sebuah rangkaian elektronika untuk pembuatan speedometer, ECM, rangkaian lampu LED, regulator, dan juga beberapa komponen lainnya.

Meski begitu, semakin ke sini pasokan chip semikonduktor mulai teratasi. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI mengklaim, krisis chip semikonduktor yang melanda industri roda dua Tanah Air sudah berakhir.

Ketua Umum atau Ketum AISI, Johannes Loman mengatakan, krisis chip yang telah berakhir membuat penjualan motor di Indonesia kembali ke angka 500 ribuan unit per bulan. Dia berharap, ke depan jumlahnya akan terus bertambah.



Simak Video "Krisis Chip Perlahan Teratasi, Penjualan Motor Bangkit Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT