Motor Listrik Ojol Terbakar, Viar Masih Investigasi Penyebabnya

ADVERTISEMENT

Motor Listrik Ojol Terbakar, Viar Masih Investigasi Penyebabnya

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 17 Nov 2022 14:45 WIB
Model berpose di atas motor listrik Viar Q1 pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (23 /7/2019).
Ilustrasi motor listrik Viar Q1 Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Video motor listrik ojek online perusahaan Grab yang terbakar menyebar di media sosial. Diketahui model motor listrik yang terbakar merupakan Viar Q1.

Dalam video yang beredar di grup facebook KOSMIK Indonesia, terlihat motor listrik itu sudah mengeluarkan kepulan asap dari bawah jok. Warga sekitar juga berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air, selain itu sempat terekam ada ledakan kecil dari bagasi motor tersebut, yang diketahui sebagai lokasi baterai. Pada model terbaru yang dirilis pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 silam Viar Q1 terbaru memiliki dua slot penyimpanan baterai.

Marketing Communication Viar Motor Indonesia Frengky Osmond, membenarkan motor listrik yang terbakar itu merupakan Viar Q1. Peristiwa terbakarnya motor listrik ojek online itu terjadi di Bekasi, Jawa Barat pada 15 November 2022 lalu.

"Ini kejadian tanggal 15 November di Bekasi. Kita juga sudah turunkan tim untuk investigasi," kata Frengky saat dihubungi detikcom, Kamis (17/11/2022).

Frengky belum bisa merilis penyebab motor listrik Viar Q1 itu terbakar. Pihaknya masih terus mendalami asal muasal api tersebut muncul.

"Kami usahakan secepatnya ya, kami akan kabari hasil investigasinya," jelas Frengky.

Pada Oktober 2022 lalu, Viar menyebut motor listrik Q1 ini sudah lebih dari 6.000 unit digunakan oleh Grab sebagai armada operasional para drivernya di delapan kota besar Indonesia.

Menilik spesifikasinya Q1 terbaru dibekali baterai Lithium-ion (60V 23Ah) dengan opsi bisa menggunakan 2 baterai. Penambahan baterai ini tentu meningkatkan kemampuan jelajahnya menjadi 120 km.

Sementara untuk pengisian penuh 100 persen perlu waktu 4-5 jam. Bicara soal kecepatan maksimal, motor rakitan Semarang, Jawa Tengah ini mampu berlari hingga 60 km/jam.



Simak Video "Pemerintah Beri Subsidi Harga Motor Listrik, Siapa yang Untung?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT