Motor Listrik Ion Mobility Rakitan Karawang Lahir di IMOS, Top Speed 105 Km/Jam

ADVERTISEMENT

Motor Listrik Ion Mobility Rakitan Karawang Lahir di IMOS, Top Speed 105 Km/Jam

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 03 Nov 2022 17:41 WIB
Ion Mobility M1-S
Ion Mobility M1-S Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 menjadi saksi kelahiran motor listrik baru. Salah satunya motor listrik M1-S dari Ion Mobility di JCC Senayan, Jakarta Selatan.

"Kami sangat senang dan bangga dapat mempersembahkan M1-S di IMOS 2022. Indonesia adalah pasar utama bagi kami dan kami telah mempersiapkan dengan baik untuk menghadirkan motor ini bagi pelanggan kami di Indonesia." kata James Chan, pendiri dan CEO ION Mobility di IMOS, Rabu (2/11/2022).

M1-S mengusung desain ala skutik bongsor, namun pijakan atau area dek-nya rata tak berundak. Motor listrik ini juga memiliki wheelbase 1.350 mm, tinggi jok 790 mm.

Soal spesifikasi motornya, M1-S mengusung motor listrik 5 kW dengan tenaga puncak 12,5KW yang bisa menghasilkan akselerasi dari titik nol hingga 50 km/jam dalam waktu 3,7 detik, dan kecepatan maksimal 105 km/jam. Tenaga itu dialirkan ke roda belakang menggunakan rantai.

Soal baterai, M1-S dua konfigurasi paket baterai tahan cuaca (48Ah atau 60Ah), yang dapat meraih jarak antara 120 km hingga 150 km.

M. Ichsan Kurnia, VP Business and Operation Ion Mobility mengatakan riset dan perancangan M1-S bermarkas di Singapura. Sedangkan produksinya bakal dilakukan di Karawang, Jawa Barat.

"Merek (Ion Mobility) Singapura, manufacturing di Indonesia, pabriknya di Karawang. Belum produksi, tapi kita menyebutnya ini pre production. Kita akan pre order di pertengahan tahun depan," kata Ichsan.

Soal akomodasi M1-S menyajikan area penyimpanan di bawah kursi sebesar 26 liter. Selain itu juga terdapat kompartemen penyimpanan di area depan.

Selain itu M1-S memiliki fitur berupa layar Multi Informasi Display (MID) berupa LCD 7 inci yang didukung oleh prosesor multi-core. Menariknya lagi M1-S memiliki sistem keamanan tanpa kunci yang dihubungkan dengan smartphone pengguna melalui aplikasi seluler ION.

Soal harga, Ion Mobility belum mengumumkan banderol resmi. "Harganya masih unofficial, di bawah Rp 50 juta," kata Ichsan.

Seperti diketahui Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono (dua kakak beradik yang menjadi orang terkaya di Indonesia) melalui perusahaan modal ventura anak usaha Grup Djarum, GDP Venture, telah melakukan investasi pada produsen kendaraan listrik berbasis di Singapura, Ion Mobility.



Simak Video "Mirip Vespa Matic, Motor Listrik Ini Dibanderol Rp 11 Jutaan di IMOS 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT