IMI Mau Bangun Sirkuit Balap Mobil dan Motor Listrik di IKN

ADVERTISEMENT

IMI Mau Bangun Sirkuit Balap Mobil dan Motor Listrik di IKN

Angga Laraspati - detikOto
Rabu, 19 Okt 2022 14:16 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Ikatan Motor Indonesia dikabarkan siap membangun sirkuit balap mobil elektrik untuk Formula-E dan motor elektrik internasional atau Green Circuit baru. Sirkuit itu akan dibangun di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

Ketua IMI Bambang Soesatyo mengatakan langkah itu sebagai bentuk dukungan untuk menyukseskan dan menyemarakkan pembangunan IKN Nusantara yang digagas Presiden Joko Widodo.

Bamsoet menambahkan IMI juga siap mensukseskan visi Jokowi menjadikan IKN Nusantara sebagai showcase perubahan peradaban dan budaya bangsa, yang didukung implementasi teknologi informasi seperti penerapan konsep smart living dan smart city.

Ketua MPR RI ini mengatakan Jokowi menargetkan sistem di IKN Nusantara terdigitalisasi sebanyak 80 persen, salah satunya dengan menyediakan angkutan umum tanpa awak. Melalui eHang 216 yang merupakan official aircraft IMI, keluarga besar IMI siap menjadikan eHang 216 sebagai alat transportasi udara di IKN Nusantara.

"Sebagai kota hijau, IMI juga mendukung penggunaan kendaraan listrik di kawasan IKN Nusantara, komitmen percepatan penggunaan kendaraan listrik telah dilakukan IMI dengan menjadikan Hyundai Ioniq sebagai official car IMI sejak tahun 2021 lalu. Program percepatan migrasi kendaraan listrik juga telah menjadi prioritas dalam program kerja IMI," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (19/10/2022).

Hal ini dikatakan Bamsoet dalam acara Jajak Pasar dan Ramah Tamah terkait Peluang Investasi di IKN Nusantara yang diselenggarakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bekerja sama dengan KADIN Indonesia, kemarin malam.

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, keberadaan sirkuit di kawasan IKN Nusantara akan menjadi wadah bagi masyarakat IKN Nusantara dalam menyalurkan hobi balapnya, sehingga dari IKN Nusantara dapat lahir atlet balap berkualitas internasional. Kehadirannya juga sekaligus menjadi destinasi sport automotive tourism yang dapat memberikan multiplier effect economy bagi masyarakat IKN Nusantara.

Bamsoet mengatakan IMI memiliki sumber daya manusia yang berpengalaman dalam membangun sirkuit. Salah satunya yakni Badan Pembina IMI Pusat Tinton Soeprapto, yang merupakan sosok profesional berpengalaman dalam membangun Sirkuit Internasional Sentul, sirkuit internasional pertama di Indonesia.

"Untuk membangun Sirkuit di kawasan IKN Nusantara, IMI akan menggandeng para mitra kerja, sebagaimana dilakukan IMI dalam membangun Bintan International Circuit di Pulau Bintan, Batam dengan menggandeng Gallant Venture Pte LTD, perusahaan investasi asal Singapura. Serta dengan Agung Sedayu Group untuk membangun PIK 2 International Circuit great 1 di kawasan PIK Jakarta," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum partai Golkar ini menerangkan, selain di kawasan IKN Nusantara, IMI juga akan membangun berbagai sirkuit di sekitar kawasan penyangga IKN Nusantara. IMI Kalimantan Timur dibawah kepemimpinan Ketua Narto Bulang sudah bekerjasama dengan Pemkab Berau dan Pemkab Paser untuk membangun sirkuit di Kabupaten Berau dan di Kabupaten Paser.

"Bahkan Ketua Harian IMI Kalimantan Timur Juniar Rizal sejak tahun 2018 telah menghibahkan lahan miliknya di Kampung Samburakat seluas 12 hektar kepada Pemkab Berau, diperuntukan bagi pembangunan sirkuit balap untuk motocross, grasstrack, road race, drag race, drag bike, hingga gokart. Diharapkan dari perusahaan sekitar Berau, seperti Berau Coal, dapat berkontribusi melalui CSR maupun berbagai bentuk kerjasama lainnya," tuturnya.



Simak Video "Tak Cuma Mobil-Motor, Pemerintah Juga Pertimbangkan Subsidi Bus Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT