ADVERTISEMENT

Kata Driver Ojol Pakai Motor Listrik: Hemat tapi Lelet Banget

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Sabtu, 10 Sep 2022 15:25 WIB
Ojek online mengendarai motor listrik
Ojol denga motor listrik Foto: Septian Farhan Nurhuda/detikOto
Jakarta -

Perlahan namun pasti, pengendara ojek online (ojol) mulai beralih dari motor bensin ke motor listrik. Sebab, selain ramah lingkungan, tunggangan bersuara senyap tersebut biaya operasionalnya dianggap lebih murah.

Seorang driver ojol yang telah lama menggunakan motor listrik, Muhammad Sadeli mengaku, kendaraan tanpa emisi tersebut lebih nyaman dibandingkan motor bensin. Pertama, kata dia, mesinnya lebih halus. Kedua, praktis lantaran tak perlu repot-repot antre BBM.

"Kalau dibilang nyaman mah nyaman, alus banget nih motor. Apalagi ini kan praktis, kalau baterai abis tinggal tukar aja di swap station, enggak perlu repot-repot antre BBM. Tahu sendiri kan pom sekarang rame terus," ujar Sadeli saat ditemui detikOto di bilangan Jakarta Timur, Rabu 7 September 2022.

Bukan hanya itu, Sadeli menambahkan, semenjak memakai motor listrik, pengeluaran hariannya sedikit lebih berkurang. Hanya saja, saat ditanya perbandingannya, dia tak bisa mengurai lebih detail.

Ojek online mengendarai motor listrikOjek online mengendarai motor listrik Foto: Septian Farhan Nurhuda/detikOto

"Biasanya saya sehari ngeluarin Rp 100 ribu untuk ganti baterai. Harusnya uang segitu bisa untuk 500 kilometer. Tapi, karena ada bonus, Rp 100 ribu bisa untuk 600 kilometer," tuturnya.

Meski punya banyak kelebihan, namun motor listrik menurutnya punya satu kekurangan yang tak lagi terhindarkan, yakni performa atau kecepatan yang masih belum memadai.

"Kalau ditanya bedanya sama motor bensin, ini motor lelet banget, enggak bisa ngebut. Kecepatannya cuma 50 (kilometer per jam). Jadi kalau ada yang order, saya sering nanya, buru-buru enggak? Takutnya nih motor kan enggak bisa ngejar," terangnya.

Sadeli berkesimpulan, motor listrik sejatinya efisien dan nyaman dikendarai, hanya saja kecepatannya perlu ditingkatkan. Sebab, dengan demikian, dia bisa dengan cepat menuntaskan satu orderan dan berpindah ke orderan-orderan berikutnya.

"Yah... namanya motor ya, ada kurangnya, ada juga lebihnya," kata Sadeli.



Simak Video "Harga BBM Naik, Ojol Belum Tertarik Beralih ke Motor Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT