DIY Mau Bangun Sirkuit Balap, Bamsoet: Bisa Gelar Road Race-Motocross

Jihaan Khoirunnisaa - detikOto
Sabtu, 22 Jan 2022 17:31 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga Dewan Pembina IMI Pusat, mendukung rencana Anggota Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat.

Diketahui, Menantu Sultan Hamengkubuwono X yang akan maju menjadi Calon Ketua IMI DIY tersebut akan membangun Sirkuit Balap Internasional dengan lintasan tanah dan aspal, serta Museum Otomotif dan Transportasi di Yogyakarta.

Rencana pembangunan sirkuit akan dibicarakan lebih lanjut dengan Ngarso Dalam Sri Sultan Hamengkubuwono X, sehingga dapat memanfaatkan lahan seluas 128 hektare milik Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Adapun untuk Museum Otomotif dan Transportasi rencananya bakal dibangun dalam kawasan Gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro. Lokasi ini sudah tidak lagi digunakan sebagai kantor anggota DPRD DIY, karena akan dipindahkan ke Jalan Kenari.

"Sirkuit tersebut bisa digunakan untuk menggelar berbagai kejuaraan balap. Dari mulai on road seperti road race, drag bike, dan freestyle. Hingga off road seperti motocross, grasstrack hingga adventure. Lokasinya juga strategis, hanya sekitar 9 Km dari Yogyakarta International Airport di Kulon Progo. Sementara dari pusat kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 40 Km dengan waktu tempuh kurang dari 1 jam," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (22/1/2022).

Usai menerima Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat, di Jakarta, Jumat (21/1), Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Yogyakarta telah melahirkan banyak pembalap hebat. Sebut saja Doni Tata Pradita yang merupakan pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus ajang tertinggi dengan turun di kelas 250 cc Kejuaraan Dunia Balap Motor tahun 2008.

Selain itu ada pula Galang Hendra Pratama yang turun di World Supersport 300 (WSS300) tahun 2017. Jauh sebelumnya juga sudah ada beberapa pembalap hebat lainnya, seperti Hendriansyah, Irwan Ardiansyah, Gupita Kresna, Sudarmono sampai Sigit PD.

"Karenanya sangat tepat jika di DIY dibangun sirkuit berkualitas internasional yang mampu menyelenggarakan berbagai kejuaraan balap on road hingga off road. Memfasilitasi para generasi muda untuk mengasah kemampuan balapnya, memastikan DIY senantiasa melahirkan pembalap hebat yang bisa mengharumkan Indonesia. Sekaligus menjadi sport automotive tourism yang bisa memancing turis dan para pelaku usaha otomotif membuat research and development center di lahan sekitar sirkuit," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menyebut Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat bahkan sudah bertemu dengan Ilham Habibie, putra Presiden Indonesia ke-3 BJ Habibie, untuk mendukung Yogyakarta memiliki Museum Otomotif dan Transportasi.

"Nantinya, museum tersebut akan menampilkan berbagai jenis mobil dan motor hingga berbagai jenis alat transportasi lainnya yang memiliki nilai sejarah bagi Indonesia. Seperti mobil kepresidenan, hingga kendaraan balap yang pernah digunakan oleh para pembalap hebat Indonesia," tutur dia.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, Indonesia memiliki perjalanan perjalanan di dunia otomotif. Hal ini dimulai sekitar tahun 1894, atau sejak 51 tahun sebelum Indonesia merdeka. Ditandai dengan hadirnya Benz Victoria Phaeton karya Karl Benz, Jerman, yang dibeli oleh Sultan Kasunanan Surakarta Pakubuwono X. Sehingga menempatkannya sebagai orang Indonesia pertama yang membeli mobil. Kini kendaraan tersebut berada di Museum Louwman, Belanda.

"Kehadiran Museum Otomotif dan Transportasi di DIY diharapkan bisa membangun kerjasama dengan berbagai museum dunia yang menyimpan kendaraan bersejarah dari Indonesia, agar secara berkala bisa memajang koleksinya di Museum Otomotif dan Transportasi DIY. Seperti Museum Louwman, Belanda yang menyimpan Benz Victoria Phaeton yang pernah menjadi milik Pakubuwono X," pungkas Bamsoet.



Simak Video "5 Calon Lokasi Balap Formula E di Jakarta, di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ega)