Menperin Bisa Wajibkan ASN Kabupaten Bekasi Pakai Vespa Cs Asal....

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 09 Nov 2021 21:27 WIB
Jakarta -

PT Piaggio Indonesia berkomitmen untuk merakit lokal motor dengan mendirikan pabrik di kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Menteri Perindustrian berharap brand asal Italia ini bisa meningkatkan tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN).

Agus menyebut kapasitas produksi Piaggio di Indonesia sebanyak 10 ribu unit per tahun. Sedangkan untuk model produksi pertamanya ialah Vespa.

"Kapasitasnya 10 ribu unit per tahun, dan produksi pertama akan dimulai pada kuartal keempat 2022. Ini diharapkan bisa memperkuat brand image Piaggio di Indonesia, sekaligus menambahkan nilai tambah industri dalam negeri," kata Agus saat ditemui di kawasan Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (9/11/2021).

Lebih lanjut Agus mengungkapkan akan memberi support kepada Piaggio, khususnya merekomendasikan produk Piaggio untuk digunakan aparatur sipil negara (ASN) dengan syarat meningkatkan TKDN.

"Saya kira nanti kalau Vespa atau Piaggio sudah bisa meningkatkan nilai TKDN di atas 40 - 50 persen, saya bisa wajibkan agar pemerintah kabupaten Bekasi membeli Piaggio untuk kegiatan operasionalnya. Intinya TKDN harus di atas 50 persen. Itu gampang dan mudah untuk sepeda motor, karena memang rata-rata sepeda motor yang sudah diproduksi di Indonesia 70 - 80 persen," ucap Agus.

Pabrik PT Piaggio Indonesia dibangun di atas lahan seluas 55.000 meter persegi yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Indonesia menjadi negara keempat setelah Piaggio juga memiliki fasilitas produksi di Italia, Vietnam, dan India.Pabrik PT Piaggio Indonesia dibangun di atas lahan seluas 55.000 meter persegi yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat. Indonesia menjadi negara keempat setelah Piaggio juga memiliki fasilitas produksi di Italia, Vietnam, dan India. Foto: Ridwan/detikOto

Sebagai informasi, Indonesia menjadi negara keempat setelah Piaggio juga memiliki fasilitas produksi di Italia, Vietnam, dan India. Marco Noto La Diega, Managing Director & Country CEO Piaggio menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa pabrik pertama Piaggio di Indonesia untuk berkembang lebih besar.

"Ini adalah awal bab kami yang baru, di mana memperlihatkan komitmen kami bagi Indonesia dan nantinya akan terus di perluas. Harapan saya adalah proyek ini akan memperkuat hubungan yang sudah kuat antara Indonesia dan Italia. Saya harap bisa merasakan antusiasme yang sama dengan saya atas proyek ini," terang Marco.

Perwakilan Kedutaan Besar Italia di Indonesia, Giovanni Brignone juga mengatakan proyek ini tak sekadar produksi. Ia berharap bisa memperkuat hubungan Indonesia dan Italia, terutama soal transfer teknologi manufaktur.

"Pengembangan kawasan industri di Jababeka ini kami harap dapat memperkuat ikatan antara Italia dan Indonesia dari brand Piaggio khususnya Vespa di mana pasar Indonesia memiliki potensi besar," kata Giovanni dalam kesempatan yang sama.

"Italia telah memasukan modal dan memberikan ruang transfer teknologi untuk meningkatkan konten lokal dan juga ekonomi, di mana pemerintah Italia dan Indonesia untuk bekerja sama dalam memperkuat dan respek satu sama lain dalam pengembangan proyek kerjasama ini," ujarnya.

(riar/lth)