Viral Tudingan Bengkel AHASS Curangi Pelanggan, Pahami Tips Ini saat Servis di Bengkel resmi

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Jumat, 29 Okt 2021 18:27 WIB
Usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 H, bengkel roda dua penuh diserbu pengunjung yang ingin memperbaiki kendaraannya.
Ilustrasi bengkel motor (Rengga Sancaya)
Jakarta -

Ramai di media sosial tuduhan bengkel sepeda motor Honda AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) melakukan manipulasi penggantian spare part kendaraan konsumen. Hal ini tentu membuat sejumlah konsumen merasa khawatir saat ingin memperbaiki motornya.

Tudingan ini muncul di akun Instagram @romansasopirtruck, di mana mereka menampilkan hasil tangkapan layar sebuah akun bernama Adabedoy. Mengaku pernah PKL di AHASS, akun tersebut melontarkan tudingan adanya kecurangan dilakukan teknisi bengkel.

Akun tersebut, yang berdasarkan penulusuran detikOto di Facebook dan Instagram tidak ditemukan, mengungkapkan para mekanik AHASS akan meminta konsumen untuk mengganti sparepart yang belum waktunya untuk diganti. Alasannya untuk memenuhi target penjualan bulanan toko.

Selain itu, dituduhkan juga kalau para teknisi tidak menuangkan seluruh oli dari botolnya ke dalam mesin. Disebutkan kalau oli sengaja disisakan dalam botol untuk kemudian dikumpulkan di sebuah wadah saat bengkel sudah tutup, lalu oli tersebut kemudian dijual kembali.

General Manager of Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), Ahmad Muhibbudin, sudah mengeluarkan pernyataan atas tudingan tersebut. Kepada detikOto dia memastikan kalau pergantian onderdil saat servis motor pasti dilakukan berdasarkan persetujuan konsumen.

Di kesempatan berbeda, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno, membantah kabar praktik curang yang dilakukan teknisi di bengkel AHASS. Menurutnya, seluruh kegiatan perbaikan motor di bengkel resmi Honda dilakukan secara transparan.

"Seluruh aktivitas pergantian ataupun service di AHASS dilakukan secara transparan. Sehingga, konsumen dapat melihat secara langsung," kata Endro saat dihubungi detikOto, Kamis (28/10/2021).

Lebih lanjut, Endro menjelaskan jika setiap konsumen akan diberikan nota rincian service dan komponen yang diganti secara detail. Selain itu, sisa pelumas atau peranti yang sudah tidak terpakai bisa diambil lagi oleh konsumen.

Meskipun sudah dijamin oleh AHM jika perbaikan sepeda motor di bengkel AHASS aman, namun masih ada beberapa konsumen yang kini ragu dan khawatir. Lalu, bagaimana cara konsumen agar tidak perlu khawatir lagi saat service di bengkel?

Usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 H, bengkel roda dua penuh diserbu pengunjung yang ingin memperbaiki kendaraannya.Ilustrasi bengkel motor Foto: Rengga Sancaya

Endro mengungkapkan, apabila konsumen ingin melakukan perbaikan di bengkel AHASS sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan mekanik. Hal ini untuk mencapai persetujuan dari kedua belah pihak sebelum service dilakukan.

"Tipsnya ketika konsumen ingin melakukan service, maka dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan mekanik sebelum dilakukan perbaikan atau pergantian spare parts, sehingga diperoleh persetujuan dari kedua belah pihak sebelum service dilakukan," ungkapnya.

Dirinya juga mengingatkan kepada konsumen untuk memperhatikan kondisi dan waktu service sepeda motor. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan yang semakin parah akibat terlambat service rutin.

Tidak hanya itu, Endro menyarankan kepada konsumen untuk mempelajari sejumlah hal dalam buku pedoman service. Sehingga, konsumen lebih paham mengenai komponen pada sepeda motornya.

"Selain itu, konsumen dapat mempelajari lebih lanjut buku pedoman service yang telah diberikan ketika pembelian unit sepeda motor," tutur Endro.



Simak Video "Viral Bengkel Motor AHASS Dituduh Curangi Pelanggan, Ini Kata AHM"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)