Pabrikan China Berulah Lagi, Kali Ini Bikin Kloningan BMW S1000RR

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 28 Sep 2021 15:03 WIB
Motor sport diduga kloningan BMW S1000RR
Foto: Sigma Motorsports Pakistan. Motor sport diduga kloningan BMW S1000RR.
Jakarta -

Pabrikan sepeda motor China dikenal kerap membuat kloningan atau tiruan produk motor terkenal di dunia. Setelah merek Honda, Yamaha, dan Ducati, kini perusahaan pembuat motor di China juga mengkloning moge BMW S1000RR.

Foto-foto motor yang diduga tiruan BMW S1000RR itu diunggah oleh akun Instagram Sigma Motorsports Pakistan. Distributor motor tersebut secara khusus mendatangkan motor-motor merek Jepang maupun China ke Pakistan.

Motor pabrikan Jerman ini dibuat untuk mereka yang suka menguji nyali di lintasan. Mesin 4 silinder berkapasitas 999cc ini mampu memberikan putaran torsi hingga 113nm.Wujud BMW S1000RR yang asli Foto: Pradita Utama

Dalam sebuah postingan, Sigma Motorsports Pakistan memperlihatkan beberapa foto motor sport fairing yang sangat identik dengan model BMW S1000RR. Kemiripan itu terlihat dari desain fascia, bentuk rangka utama, serta subframe-nya. Pilihan warna bodinya pun mirip, yakni kombinasi putih, biru, merah.

Kalau diperhatikan lebih dekat lagi, maka terlihat jelas jika motor itu bukanlah BMW S1000RR. Contoh di bagian logonya, yang dipakai bukanlah logo BMW. Kemudian tulisan yang menempel di fairing bukanlah S1000RR, melainkan S500.

Belum ada penjelasan lebih detail mengenai spek motor tersebut dan pabrikan China mana yang membuat. Tapi kalau kita lihat dari mereknya, yakni S500, motor ini kemungkinan besar mengusung kapasitas mesin 500 cc.

[Gambas:Instagram]


Detail lain yang bisa diperhatikan dari motor ini, pada bagian depan sudah menggunakan suspensi USD (Upside Down), lalu sudah memakai sistem cakram ganda dengan kaliper radial. Motor ini juga sudah menggunakan lengan ayun asimetris dengan finishing warna perak atau metallic.

Dan kendati itu motor tiruan, dari sisi desain cukup proporsional dan tidak terkesan memaksa. Misal di area mesinnya, terlihat padat dan berisi, kemudian desain jok belakang juga tidak kepanjangan. Jika ada bagian yang pantas dikritik adalah desain knalpotnya yang terlihat murahan dan terlalu besar.

(lua/din)