Brixton Motor China Berdarah Eropa Tantang Triumph dan Royal Enfield Cs

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 06 Agu 2021 14:49 WIB
Motor Brixton 1.200cc
Brixton Motorcycle Foto: Pool (motorcyclenews)
Jakarta -

Penggila motor besar bergaya klasik dipastikan bakal makin bingung memilih motor terbaik, karena bisa dipastikan motor yang diproduksi di Eropa Brixton bakal ikut meramaikan dan siap menjadi pesaing dari Triumph, Royal Enfield.

Dikutip Motorcyclenews, Triumph bakal memiliki persaingan ketat di segmen retro Brit-Style, setelah Brixton mengumumkan akan memperkenalkan motor terbaru yang menggendong mesin 1.200cc Twin. Artinya Triumph Bonneville tidak akan melenggang sendirian.

Dengan mesin terbaru ini, Brixton mengatakan akan mulai memproduksinya pada tahun ini, bahkan izin paten akan teknologi terbarunya sudah didapat, yang menandakan motor ini siap diperkenalkan dalam waktu dekat.

Meski demikian Brixton masih enggan membocorkan apa yang menjadi ketangguhan mesin 1.200cc miliknya ini. Namun begitu, perbedaan bisa dilihat dengan jelas jika dibandingkan dengan motor yang telah diperkenalkan pada EICMA 2019.

Jika dilihat lebih detail versi produksi yang dipatenkan memiliki tampilan yang jauh lebih halus. Rangka baja berbentuk tabung diubah, terutama di sekitar area pivot lengan ayun dan mendapatkan pasak pembonceng yang dibaut. Tampilan ini menunjukkan bahwa Brixton akan melahirkan versi cafe racer satu kursi untuk masa depan.

Tampilan braket lampu depan alloy juga memiliki desain baru, dan versi produksinya bisa dipastikan lolos dari pengujian.

Desain knalpotnya dikatakan tidak berbeda dibandingkan dengan motor konsep namun lebih proporsional, serta mematuhi aturan emisi dan kebisingan.

Tidak seperti kebanyakan sepeda motor China, Brixton yang dirancang di Eropa menunjukkan banyak detail yang rapi. Logo perusahaan berbentuk X muncul di tutup pengisi dan dicetak ke dalam karet footpeg, sedangkan lampu depan LED menampilkan lampu daytime running, yang mencerminkan model konsep aslinya. Nama Brixton juga dicantumkan pada penutup mesin, pegangan, braket jam, dan klem batang.

Paten tersebut bahkan menunjukkan kunci gaya-pisau dengan nama perusahaan tercetak di sarungnya.

Sementara nama merek penting di pasar retro, pabrikan Cina Brixton berarti kemungkinan akan jauh lebih murah daripada Triumph.

Paten Brixton telah muncul pada saat yang sama ketika Gaokin di China telah mengajukan paten untuk mesin sepeda, menunjukkan bahwa proyek tersebut sedang berkembang dan bersiap untuk pembukaan akhir tahun 2021.



Simak Video "Rusia Sepakat Turki Gunakan Sistem Pertahanan Udara S-400 Triumph"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)