Enggak Mau Kalah, Emak-emak di Papua Juga Geber Motor Matic

M Luthfi Andika - detikOto
Selasa, 02 Mar 2021 17:52 WIB
Petugas mengukur suhu sebelum beraktivitas di Bandara Sentani, Jayapura, Papua, Jumat (27/3/2020). Pemprov Papua menutup penerbangan penumpang ke seluruh bandara di Papua sejak 26 Maret hingga 4 April untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/nz.
Ilustrasi di Jayapura Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati
Jakarta -

Berbeda dengan para laki-laki milenial di Jayapura Papua, ternyata para perempuan milenial dan para emak-emak lebih memilih menggunakan motor matik. Tentu dipilihnya motor matik sebagai kendaraan operasional berkat kemudahan untuk mengendarainya.

Disampaikan Peneliti Balai Arkeologi Papua dan Dosen Arkelologi Universitas Cendrawasih, Hari Suroto menjelaskan jika generasi milenial laki-laki di Kota Jayapura, Papua, menyukai sepeda motor garuk tanah, maka generasi milenial perempuan dan emak-emak di Kota Jayapura lebih menyukai sepeda motor matik.

Motor matik ini mereka pergunakan ke kampus, pasar, dan aktivitas lainnya. Jalanan beraspal di Kota Jayapura sangat mulus, sehingga mendukung hal ini. Pertimbangan dalam mengendarai sepeda motor adalah kenyamanan.

"Dulu masyarakat Kota Jayapura terbiasa dengan motor bebek, kali ini tren telah berubah dan lebih banyak orang membeli motor matik dibandingkan motor bebek dengan transmisi manual," kisah Peneliti Balai Arkelogi Papua, Hari Suroto kepada detikOto.

Hari menambahkan, dipilihnya motor matic oleh para kaum perempuan dan emak-emak tidak lain karena harga beli motor matik yang terjangkau, serta fitur-fitur yang tak dimiliki oleh motor bebek. Sepeda motor matik dinilai praktis, efektif, efisien serta banyak kegunaannya.

"Sehingga menjadi salah satu daya tarik serta keunggulan bagi sepeda motor matik ini. Sepeda motor matik sangat praktis, hanya perlu memutar gas dan motor langsung bisa berjalan, tanpa harus repot-repot memikirkan perpindahan transmisi dengan menginjak atau menekan kopling," kata Hari.

Bandara Sentani di Jayapura, Papua, kembali dibuka untuk umum. Diketahui, bandara itu sebelumnya ditutup guna cegah penyebaran COVID-19.Bandara Sentani di Jayapura, Papua, kembali dibuka untuk umum. Diketahui, bandara itu sebelumnya ditutup guna cegah penyebaran COVID-19. Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati

"Bodinya yang kecil dan cenderung ringan membuat motor matic memang sangat asyik digunakan untuk berkendara di jalanan perkotaan yang macet," Hari menambahkan.

Desain dari motor matik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna di Kota Jayapura. Dibandingkan motor bebek yang desainnya hanya begitu-begitu saja, motor matic cenderung memiliki lebih banyak varian tampilan.

Sepeda motor matik disukai karena memiliki bagasi yang berkapasitas besar. Kapasitas bagasi ini tentu akan sangat membantu terutama bagi para pengendara yang kerap membawa banyak barang bawaan.

Selain itu sepeda motor matik memiliki dashboard yang digunakan sebagai pijakan saat berkendara. Sepeda motor matic di Kota Jayapura yang sering lalu lalang di jalan raya dan sering dijumpai di parkiran public yaitu Honda Vario, Honda Scoopy, Honda BeAt, Yamaha Mio.



Simak Video "Tenaga Motor Loyo dan BBM Boros? Cek 4 Hal Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)