Apa Kabar Motor Tiga Roda Yamaha Tricity 155 cc di Indonesia?

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 04 Des 2020 07:24 WIB
Skuter matic (skutik) roda tiga Yamaha.
Yamaha Tricity 155 Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Yamaha Tricity 155 cc sempat dibawa ke Indonesia dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) awal November 2016. Empat tahun berselang, bagaimana penerimaan pasar di Indonesia?

Kala peluncuran empat tahun silam, skuter matik tiga roda bermesin 155 cc ini dibanderol Rp 66 juta. Wajar, karena Yamaha mengimpor motor ini secara utuh (CBU) dari Thailand. Manager Public Relations, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro mengatakan faktor yang menghambat Tricity berkembang di Indonesia saat ini karena kuota impor.

"Salah satu faktornya adalah produk ini impor ya," ujar Anton di sela-sela test ride Yamaha Gear, Bogor, Kamis, (3/12/2020).

Di awal-awal pengenalan, Yamaha sempat mengimpor Tricity 155 dari Thailand. Impor perdana tersebut bermaksud untuk menjajaki pasar.

Skuter matic (skutik) roda tiga Yamaha.Skuter matic (skutik) roda tiga Yamaha. Foto: Muhammad Ridho

Namun ia mengatakan masyarakat Indonesia masih asing dengan skutik yang menggunakan dua roda di depan. Kendati begitu, salah satu faktor lainnya ialah harga, lantaran barang impor.

"Konsumen mungkin melihat dua roda di depan juga mungkin masih aneh, jadi secara market, kita kemarin kita coba masukkan produk Tricity secara respon belum dapat info, apakah itu bisa diterima dengan baik atau tidak, bakal banyak ingin atau tidak. Karena impor kita juga terbatas," sambung Anton.

Seperti diketahui Ticity 155 mengombinasikan mesin Blue Core dengan desain eksklusif lean multi wheel (LMW/kendaraan roda tiga atau lebih yang bisa berbelok layaknya sepeda motor) untuk mencapai performa lebih besar sekaligus efisiensi bahan bakar. Motor ini juga menggunakan frame baru dengan peningkatan rigiditas dan perluasan penopang kaki sehingga memberikan posisi riding yang nyaman.



Simak Video "Skutik Yamaha Gear Diluncurkan, Begini Wajah dan Spesifikasinya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)