Motor Legendaris BSA 'Dihidupkan' Lagi

Ridwan Arifin - detikOto
Senin, 23 Nov 2020 20:48 WIB
Kota Pematangsiantar punya daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan kota lainnya yang berada di Sumatera Utara (Sumut). Itu dikarenakan, hanya di Kota Pematangsiantarlah dapat ditemukan motor gede Birmingham Small Arms atau BSA yang dijadikan becak.
Birmingham Small Arms Foto: Budi Warsito
Jakarta -

Sepeda motor Birmingham Small Arms (BSA), yang pernah menjadi pabrikan sepeda motor terbesar di dunia asal Inggris, gulung tikar pada akhir 1970-an, menyusul serangkaian keputusan bisnis yang buruk. Setelah beberapa dekade, merek ini lalu dibeli Mahindra Group pada tahun 2016 dan sekarang bersiap untuk bangkit dari kematian.

Miliarder Anand Mahindra, ketua Mahindra Group, membeli perusahaan tersebut empat tahun lalu. Dalam sebuah wawancara bersama The Guardian, ia mengatakan bahwa BSA akan comeback dan dilakukan paling cepat tahun 2021.

Model sepeda motor pertama masih mengusung mesin internal combustion engine (ICE), diikuti oleh varian serba listrik menjelang akhir tahun. Mahindra mengatakan dia belum berencana untuk menghentikan varian ICE sama sekali, hingga pasar benar-benar dilarang.

Miliarder tersebut mengatakan bahwa dia ingin "menghidupkan kembali industri sepeda motor Inggris", sekaligus memberi penghormatan kepada masa lalu merek BSA yang terkenal.

"Inggris adalah pemimpin dalam sepeda sejak awal," jelasnya.

"Itu adalah sesuatu yang sangat ingin kami pertahankan."

Mahindra Group adalah produsen traktor terbesar di dunia dan pembuat mobil terbesar ke-20 berdasarkan penjualan. Perusahaan ini memiliki merek mobil listrik Reva yang memproduksi city car G-Wiz, dan juga produsen becak listrik roda tiga terbesar di dunia.

Mahindra juga memiliki pengalaman dalam menghidupkan merek sepeda motor yang sudah lama disuntik mati. Pada 2016, ia mengambil saham pengendali di perusahaan yang telah membeli merek BSA, serta merek Ceko, Jawa. Jawa diluncurkan kembali pada tahun 2018, dengan 50.000 penjualan dalam satu tahun penuh pertamanya, pencapaian yang kini ingin diulangi oleh Mahindra dengan BSA.

BSA jadi becak motor di Pematangsiantar

Di Indonesia sendiri BSA ditemukan di kota Pematangsiantar. Ya, motor BSA itu merupakan motor yang kehilangan tuannya. Motor-motor itu dibawa dari Inggris oleh tentara sekutu yang membantu Belanda pada masa perang dengan Jepang.

BSA kemudian beralih menjadi becak motor atau becak BSA. Presiden BSA Owner Motorcylce Siantar H Kusma Erizal Ginting beberapa waktu yang lalu menjelaskan kalau kendaraan-kendaraan itu bergeletakan begitu saja di jalanan dan tempat-tempat lainnya.

"Kendaraan Belanda atau penjajah yang dibantu oleh sekutu bergeletakan kehilangan tuan, kehilangan mekanik, onderdil atau sparepart. Jadi besi tua rongsokan. Nah pada tahun 1958 tepatnya, pemuda-pemuda Pematangsiantar pada waktu itu mencoba untuk mengotak-atik kendaraan ini yang bergeletakan," jelas pria yang akrab disapa Rizal Ginting.

Kota Pematangsiantar punya daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan kota lainnya yang berada di Sumatera Utara (Sumut). Itu dikarenakan, hanya di Kota Pematangsiantarlah dapat ditemukan motor gede Birmingham Small Arms atau BSA yang dijadikan becak.Kota Pematangsiantar punya daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan kota lainnya yang berada di Sumatera Utara (Sumut). Itu dikarenakan, hanya di Kota Pematangsiantarlah dapat ditemukan motor gede Birmingham Small Arms atau BSA yang dijadikan becak. Foto: Budi Warsito

Setelah diutak-atik motor itu pun hidup. Tak hanya BSA, pada masa itu ada beberapa merek seperti Norton dan lainnya. Kendaraan resmi militer Inggris itu pun dipadukan dengan sespan.

"Kemudian digandeng dengan karya lokal. Jadilah dia unit becak BSA. Tanpa gandeng ini dia hanya BSA. Cukup menarik, ada beberapa kendaraan yang memiliki nilai story begitu kental dengan perjalanan sejarah bangsa ini," terangnya.



Simak Video "Unik Langka Transportasi BSA, Pematang Siantar "
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)