Sabtu, 17 Agu 2019 09:21 WIB

Histori

Becak BSA Siantar, Kendaraan yang Kental Nilai Sejarah

Budi Warsito - detikOto
Bentor BSA di Siantar Foto: Budi Warsito
Pematangsiantar - Kota Pematangsiantar punya daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan kota lainnya yang berada di Sumatera Utara (Sumut). Itu dikarenakan, hanya di Kota Pematangsiantarlah dapat ditemukan motor gede Birmingham Small Arms atau BSA yang dijadikan becak motor alias bentor.

Kendaraan roda dua buatan Inggris itu berubah fungsi dari kendaraan perang menjadi alat transportasi umum. Yang awalnya hanya rongsokan, menjadi berguna.

Bentor BSA sudah menjadi ikon kota PematangsiantarBentor BSA sudah menjadi ikon kota Pematangsiantar Foto: Budi Warsito


"Menarik sekali untuk Kota Siantar khususnya dan Indonesia umumnya. Merek yang memang mempunyai sejarah kental sekali dengan kondisi republik kita," ujar Presiden BSA Owner Motorcylce Siantar H Kusma Erizal Ginting saat ditemui detikcom di kediamannya Jalan Nusa Indah, Kota Pematangsiantar.



Sebelum digunakan sebagai becak, motor BSA ini merupakan motor yang kehilangan tuannya. Motor-motor itu dibawa dari Inggris oleh tentara sekutu yang membantu Belanda pada masa perang dengan Jepang.

Bentor BSABentor BSA Foto: Budi Warsito


Kendaraan-kendaraan itu bergeletakan begitu saja di jalanan dan tempat-tempat lainnya. "Kendaraan Belanda atau penjajah yang dibantu oleh sekutu bergeletakan kehilangan tuan, kehilangan mekanik, onderdil atau sparepart. Jadi besi tua rongsokan. Nah pada tahun 1958 tepatnya, pemuda-pemuda Pematangsiantar pada waktu itu mencoba untuk mengotak-atik kendaraan ini yang bergeletakan," jelas pria yang akrab disapa Rizal Ginting.

Setelah diutak-atik motor itu pun hidup. Tak hanya BSA, pada masa itu ada beberapa merek seperti Norton dan lainnya. Kendaraan resmi militer Inggris itu pun dipadukan dengan sespan.

"Kemudian digandeng dengan karya lokal. Jadilah dia unit becak BSA. Tanpa gandeng ini dia hanya BSA. Cukup menarik, ada beberapa kendaraan yang memiliki nilai story begitu kental dengan perjalanan sejarah bangsa ini," terangnya.

Jumlah BSA memang lebih banyak dari merek lainnya. Awalnya ada 70 unit. Kemudian bertambah menjadi ribuan. Itu dikarenakan BSA motor yang cocok dengan keadaan Kota Pematangsiantar yang pada saat itu di punggung bukit.

Jenis BSA yang ada yakni M21 sampai dengan B31 mulai dari 350 cc sampai dengan 500 cc. Jenis itu diproduksi dari tahun 1940 sampai 1956. "M20 itu 500 cc, kalau yang ZB 30-31 itu 350 cc. Kalau ZB 31- B30 ini yang sering jadi becak," papar Rizal.

"Nah banyak orang silap (keliru) menyatakan ikon itu adalah BSA. Tidak, BSA adalah heritage atau cagar budaya. Kalau becak BSA selain heritage atau cagar budaya juga ikon. Karena Becak BSA hanya ada di Siantar. Kalau BSA di Bandung pun banyak, di Riau pun ada, di Medan pun ada," tandasnya.

Simak Video "BNN: Sumatera Utara Pengguna Narkoba Terbesar Kedua di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com