Bamsoet Kantongi Dukungan Maju di Pemilihan Ketua Ikatan Motor Indonesia

Yudistira Imandiar - detikOto
Sabtu, 21 Nov 2020 00:19 WIB
Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dikabarkan bakal maju dalam pemilihan Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2021-2024. Ia telah mendapatkan dukungan dari 24 pengurus Pengprov IMI. Salah satu tekad Bamsoet jika menjadi Ketua Umum IMI, yakni memajukan olahraga kendaraan bermotor.

"Dukungan kawan-kawan Pengprov merupakan amanah besar yang harus saya emban dan jaga. Tujuannya tak lain untuk memajukan olahraga kendaraan bermotor Indonesia menjadi lebih mendunia, maupun memajukan mobilitas, kelalulintasan, pembinaan atlet (pembalap), pariwisata, kegiatan sosial serta pelayanan dan pengembangan lainnya yang berkaitan dengan kendaraan maupun olahraga bermotor," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (21/11/2020).

Ketua Dewan Pembina IMI 2016-2020 ini mengatakan olahraga kendaraan bermotor seperti balap mobil dan motor di Indonesia sudah cukup populer. Ia melihat banyak bibit muda yang memiliki kemampuan hebat yang berpotensi menjadi pemenang dan membanggakan Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia.

"Indonesia sudah memiliki Sirkuit Mandalika yang sebentar lagi akan turut dalam perhelatan MotoGP. Sirkuit Internasional Sentul pun tak kalah kualitasnya untuk menggelar berbagai perlombaan internasional. Berbagai sarana dan prasarana tersebut harus didukung dengan kualitas para atlet yang mumpuni. Di sinilah letak peran IMI untuk memberikan pembinaan secara berkelanjutan. Karena melahirkan seorang atlet bukanlah dalam hitungan tahun, bulan, apalagi hari. Melainkan proses berkelanjutan yang tak boleh berhenti," urai Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia ini juga menyoroti perkembangan Digital Motor Sport yang sedang mewabah di berbagai negara dunia. Ia ingin bidang tersebut mendapatkan perhatian lebih sehingga bisa menjadi wadah penyalur minat balap masyarakat.

"Kerja sama dengan berbagai pihak juga perlu dilakukan, seperti dengan Kementerian Pemuda Olahraga. Sehingga Digital Motor Sport di Indonesia bisa dimanfaatkan para atlet untuk latihan. Digital Motor Sport juga bisa dimanfaatkan oleh para anak-anak penggemar otomotif yang masih berusia 7-15 tahun, untuk merasakan sensasi balapan layaknya di sirkuit. Sehingga mereka tak perlu takut kecelakaan. Dari situ sekaligus bisa menjaring potensi bibit unggul dari anak bangsa untuk terjun ke sirkuit," kata Bamsoet.

(mul/mpr)