Rabu, 16 Sep 2020 13:15 WIB

Termasuk Nmax, Yamaha Recall 78.000 Motor di Jepang, Bagaimana di Indonesia?

Luthfi Anshori - detikOto
Logo Yamaha Yamaha Jepang melakukan recall pada puluhan ribu motor. Bagaimana di Indonesia? (Dadan Kuswaraharja/detikOto)
Jakarta -

Yamaha melakukan kampanye penarikan kembali (recall) terhadap 78.230 unit motor yang dijual di Jepang. Recall Yamaha dilakukan terkait cacat pada komponen reflektor belakang. Lalu bagaimana dengan motor Yamaha yang dijual di Indonesia? Apakah mengalami problem serupa?

Dijelaskan Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, Yamaha Indonesia tidak akan melakukan recall terkait dengan penggantian reflektor belakang. Recall tidak dilakukan YIMM karena ada perbedaan standar regulasi keselamatan di Jepang dan Indonesia.

"Terkait unit (motor Yamaha) yang ada di Indonesia, kita tidak melakukan aktivitas recall, karena sudah sesuai dengan regulasi yang ada," bilang Anton, melalui pesan singkat kepada detikOto, Rabu (16/9/2020).

Anton juga memastikan jika unit motor Yamaha yang terkena recall reflektor di Jepang merupakan produk global buatan Indonesia. Dan akan dilakukan penggantian part sesuai regulasi di negeri matahari terbit itu.

"Untuk unit-unit (yang terkena recall reflektor) tersebut merupakan global model buatan Indonesia. Dan sesuai regulasi di negara tersebut, kami akan melakukan penggantian part reflektor tersebut," sambung Anton.

Diberitakan sebelumnya, Yamaha Motor Co., Ltd. melakukan recall untuk puluhan ribu motor yang sudah dipasarkan di Jepang. Recall dilakukan terkait dengan komponen reflektor belakang yang disebut tidak sesuai standar keselamatan.

Seperti dikutip dari Response, pada tanggal 15 September, Yamaha Motor melaporkan program penarikan kembali dan perbaikan gratis kepada Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism) Jepang.

Dalam laporannya, Yamaha mengatakan bahwa part reflektor belakang pada beberapa model seperti YZF-R25, tidak memenuhi standar keselamatan. Selain R25, ada beberapa model lagi yang masuk kampanye ini seperti Nmax 125, Nmax 150, YZF-R25A, YZF-R3A, MT250, MT-25A, dan MT320.

Program recall reflektor belakang ini melibatkan sekitar 78.230 unit motor yang diproduksi mulai 6 Oktober 2014 hingga 1 April 2019.

Dijelaskan reflektor belakang dari model-model yang terkena recall tersebut memiliki permukaan yang tidak rata, karena cetakan yang tidak tepat saat proses pembuatan. Efeknya, pantulan cahaya dapat tersebar dan tidak fokus. Hal tersebut tidak sesuai dengan standar keselamatan (standar untuk reflektor belakang) di Jepang.

Untuk mengatasi hal itu, Yamaha bakal mengganti semua reflektor belakang yang cacat produksi itu dengan reflektor baru sesuai standar keselamatan. Penggantian part dilakukan secara gratis.



Simak Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com