Senin, 01 Jun 2020 15:16 WIB

Partisi Sekat Ojol Tetap Berisiko Tularkan Virus Corona

M Luthfi Andika - detikOto
Ojol Pakai Partisi Inovasi Ojol sambut New Normal Foto: screenshot @dramaojol.id
Jakarta -

Para driver ojek online (Ojol) siap menghadapi new Normal dengan melahirkan inovasi baru pemasangan sekat atau partisi yang memisahkan pengemudi dan penumpang. Meski begitu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai langkah para ojol ini dianggap masih berbahaya.

"Ini perlu fatwa dari ahli kesehatan atau Gugus Tugas sebelum dibeli para driver ojol. Efektif atau tidak? Ini risiko tertular," ujar Djoko.

Sebelumnya dijelaskan Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono, partisi ini akan terbuat dari bahan yang ringan, sehingga aman bagi pengemudi maupun penumpang.

"Kalau produksi kami terbuat dari bahan papan fiber yang ringan," kata Igun, melalui pesan singkat kepada detikOto, Minggu (31/5/2020) kemarin.

Menurut Igun, jika pihak aplikator ingin membeli dari asosiasi Garda, boleh-boleh saja. "Atau mereka (aplikator) punya konsep partisi sendiri, silakan saja," lanjutnya lagi.

Soal harga partisi tersebut, Igun mengatakan belum ditetapkan. "Tapi target kami harganya tidak sampai Rp 100.000 per unit," tukasnya.

Sebelumnya penggunaan partisi untuk menghindari penularan virus Corona sudah diterapkan oleh beberapa pengemudi taksi online. Mereka membuat pembatas menggunakan material transparan yang melindungi antar kursi sopir dan penumpang.



Simak Video "Ini Permintaan Pemkot Bandung Sebelum Ojek Online Beroperasi"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com