Sabtu, 23 Mei 2020 12:25 WIB

Round-up

Perjalanan Motor Gesits Jokowi: Dari IIMS, Test Drive di Istana, sampai Lelang yang Bikin Heboh

Tim detikcom - detikOto
Motor listrik milik Presiden Jokowi akan dilelang di konser Berbagi Kasih Bersama BIMBO. Hasil lelang didonasikan untuk pekerja seni yang terdampak COVID-19. Motor Gesits bertandatangan Jokowi (pool)
Jakarta -

Motor listrik yang ditandangani Presiden Jokowi sempat dilego hingga Rp 2,55 miliar dalam lelang di konser Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona (17/5). Konser ini digelar MPR RI bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu pekerja seni yang terdampak COVID-19.

Angka Rp 2,5 Miliar cukup fantastis, mengingat di awal peluncurannya, skuter listrik Gesits dibanderol Rp 24.950.000 off the road.

Seperti diketahui Jokowi menjadi salah satu pemilik pertama Gesits di Indonesia. Motor listrik Gesits kali pertama diperkenalkan pada ajang IIMS 2019 lalu oleh PT Gesits Technologies Indo (GTI).

Presiden Joko Widodo menjajal motor listrik nasional Gesits tanggal 7 November 2018 lampau. Jokowi saat itu langsung menyatakan ketertarikannya dan ingin membeli 100 motor listrik Gesits.

"Ini Gesits kalau sudah diproduksi saya beli pertama, saya akan beli 100, serius!" kata Jokowi bulan November lalu.

Pemenang lelang motor tersebut awalnya terdata sebagai seorang pengusaha asal Kampung Manggis, Jambi, Muhammad Nuh. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengakhiri penawaran diharga Rp 2,55 miliar.

"Terima kasih bapak yang dari Jambi, semoga Allah SWT memberikan rezeki yang lebih banyak lagi untuk bapak dan keluarga," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat meresmikan pemenang lelang, Minggu (17/5/2020).

Pemenang lelang tak sanggup menembus Rp 2,5 miliar

Pada tanggal 21 Mei 2020 dikabarkan jika pemenang lelang diamankan pihak kepolisian. Awalnya M Nuh disebut sebagai pengusaha. Namun, belakangan, beredar gambar KTP seseorang bernama M Nuh. Dalam KTP tersebut tertulis pekerjaan M Nuh sebagai buruh harian lepas.

Kepada polisi, M Nuh mengatakan tidak mengerti acara yang diikutinya adalah lelang. Ia justru mengira akan mendapatkan hadiah.

"Yang bersangkutan, setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah," ujar Kapolda Jambi Irjen Firman Setyabudi kepada detikcom.

Polisi juga menyebut ini semata-mata salah persepsi pada acara yang digelar. M Nuh tidak bermaksud menipu dengan tidak membayar Rp 2,55 miliar setelah ditunjuk menjadi pemenang lelang motor listrik Gesits. Ia pun tidak diproses hukum.

"Jadi tidak ada unsur penipuan dan sebagainya. Semata mata karena tidak paham dan salah persepsi pada acara yang digelar," ujar Firman.

Kini Dipunya Anak Hary Tanoesoedibjo

Anak Hary Tanoesoedibjo, Warren Tanoesoedibjo, jadi pemenang lelang motor listrik Jokowi di Konser MPR. Ia menang lelang setelah dihubungi panitia sebagai penawar tertinggi kedua.

Hary Tanoe menuturkan anaknya itu memakai tabungan pribadinya untuk mengikuti lelang. Sebelum ikut lelang, pria 19 tahun itu juga terlebih dulu meminta izin ayahnya.

"Karena untuk amal dia ingin ikut," ujar Hary.



Simak Video "Demo Mahasiswa di Istana Bogor Dibubarkan Paksa Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com