Kamis, 26 Mar 2020 12:55 WIB

Honda, Yamaha, dan Suzuki Tutup Pabrik India

Rizki Pratama - detikOto
Penerapan lockdown membuat akses transportasi ke luar dan masuk India dihentikan sementara. Stasiun kereta yang biasanya ramai oleh warga kini sunyi dan sepi. Beberapa pabrik motor di India berhenti beroperasi karena corona (AP Photo)
Jakarta -

Pabrikan otomotif dunia sedang berjibaku menghadapi pandemi corona. Tak hanya pabrik mobil, pabrik motor pun sudah mulai menghentikan aktivitas produksinya guna mengurangi penyebaran virus corona.

Di India upaya pencegahan dilakukan lebih cepat, kendati angka penyebaran dan persentase kematiannya relatif masih rendah. Nama besar seperti Suzuki, Yamaha, Honda, dan Royal Enfield di India pun sudah menutup pabriknya.

Honda mengonfirmasi bahwa kegiatan produksinya akan ditunda hingga 31 Maret 2020. Di tingkat dealer, Honda menambahkan telah memberlakukan protokol wajib yang harus diikuti oleh staf penjualan dalam interaksi mereka dengan pelanggan.

Suzuki juga telah menghentikan aktivitas pabrik namun belum mengumumkan sampai kapan. Yamaha mengikutinya dan mengumumkan bahwa fasilitas produksi akan berhenti sampai 31 Maret. Yamaha juga telah mengambil langkah-langkah tambahan termasuk sanitasi rutin area kerja dan meningkatkan kesadaran karyawan.

Perusahaan lokal lainnya termasuk Royal Enfield dan TVS Motor juga telah menutup fasilitas India mereka selama seminggu. Royal Enfield bahkan membagikan pernyataan di media sosialnya yang menegaskan bahwa Semua jaringan dan pusat layanan Royal Enfield di seluruh India akan tetap ditutup dari 23 Maret hingga 31 Maret 2020.

"Ini telah dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesejahteraan semua karyawan dan pekerja lepas. Selama waktu ini, karyawan perusahaan akan terus bekerja dari rumah dan tidak akan ada pengurangan gaji untuk karyawan tetap atau sementara atau tenaga kerja, dan tidak ada pengurangan tenaga kerja," kata Royal Enfield dalam sebuah pernyataan.

Sebagian besar perusahaan lainnya di India juga sudah menawarkan pekerja kantor untuk bekerja dari jarak jauh. Beberapa negara bagian India telah mulai merekomendasikan agar kota-kota tertentu dikunci untuk mencoba dan membatasi penyebaran virus.



Simak Video "Awas! Ada 53 Kabupaten/Kota Punya Risiko Kenaikan Kasus Corona Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com