Jumat, 20 Mar 2020 14:58 WIB

Karyawan Positif Corona, Harley-Davidson Setop Produksi Sementara

Luthfi Anshori - detikOto
Harley-Davidson Listrik Mulai Dijual Pabrik Harley-Davidson di AS berhenti operasi sementara.Foto: Pool (Autoevolution)
Jakarta -

Harley-Davidson mengumumkan penghentian sementara produksi motornya di pabrik AS. Langkah ini diambil setelah ditemukan kasus karyawan positif virus corona di salah satu divisi pabrik Harley-Davidson.

Mengutip dari laman Asphalt and Rubber, karyawan positif corona itu bekerja di pabrik Powertrain Harley-Davidson, yang berlokasi di Pilgrim Road, Menomonee Falls, Wisconsin.

Hasil tes pada Rabu (18/3/2020) waktu setempat menunjukkan karyawan itu positif terjangkit Covid-19. Akibatnya, Harley-Davidson menghentikan produksi di pabrik ini, termasuk di plant York dan Tomahawk.

Harley-Davidson mengatakan penutupan pabrik-pabrik itu akan berlangsung sampai 29 Maret 2020, untuk membantu mendukung kesehatan karyawan dan meningkatkan upaya penanggulangan virus corona.

"Kami menyadari situasi krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk mendukung karyawan kami dan mengikuti panduan social distancing (jarak sosial) yang dikeluarkan otoritas kesehatan masyarakat, maka untuk sementara waktu kami menangguhkan sebagian besar produksi di fasilitas manufaktur AS," kata pejabat Presiden dan CEO Harley-Davidson, Jochen Zeitz.

"Kami akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan karyawan," tambahnya.

Harley-Davidson jadi salah satu pabrikan otomotif yang terdampak besar virus corona. Saham merek motor yang terkenal dengan mogenya itu bahkan sempat turun hingga 9,23% di bursa New York Stock Exchange.



Simak Video "38 Daerah Berubah Status Jadi Zona Hijau, Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com