Selasa, 25 Feb 2020 11:35 WIB

Banjir, Motor Ramai-ramai Masuk Tol

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Lalu lintas Jl Yos Sudarso dialihkan akibat banjir. Sepeda motor untuk sementara waktu bisa masuk ke ruas Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta. Pemotor masuk jalan tol. Foto: Kadek Melda Luxiana
Jakarta -

Pagi ini beberapa ruas jalan di Jakarta mengalami banjir. Pemotor banyak yang tidak bisa melintas di jalan yang tergenang banjir. Akhirnya, motor dibolehkan masuk tol.

Hal itu dialami oleh Fajrah, seorang penumpang ojek online yang masuk tol dengan sepeda motor. Ia melintasi Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono dari Tanjung Priok sampai wilayah sekitar Rawasari, Jakarta.

Motor masuk tol di Cempaka Putih karena di bawah tol banjir. Motor masuk tol di Cempaka Putih karena di bawah tol banjir. Foto: Fajrah/Pembaca

"Iya, motor pada masuk tol. Ramai banget tadi. Kalau nggak masuk tol nggak bisa," kata Fajrah kepada detikcom seraya mengirimkan foto-foto banjir di bawah tol Ir. Wiyoto Wiyono, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya, ia masuk tol dari depan Polres Jakarta Utara. Dia baru keluar tol di Green Pramuka Square.

"Saya udah tiga kali naik ojek online via tol karena banjir," akunya.

Akses jalan di kolong tol Cempaka Putih banjir.Akses jalan di bawah tol Cempaka Putih banjir. Foto: Fajrah/Pembaca

Hal yang sama juga dialami oleh Anshori. Pemotor yang berkendara dari Bekasi ini harus melintasi tol Becakayu karena jalan di bawahnya banjir.

"Tadi motor pada masuk tol Becakayu dari pintu masuk tol pertama di Galaxy, Bekasi. Ada petugasnya, motor-motor diarahin masuk tol," kata Anshori kepada detikcom.

Untuk keamanan, menurut Anshori, sepanjang jalan tol Becakayu yang dilintasi motor sudah dibatasi dengan traffic cone. Pemotor, kata Anshori, juga harus melaju di bahu jalan sebelah kiri.

Pemotor antre masuk gerbang tol Becakayu untuk hindari banjir. Pemotor antre masuk gerbang tol Becakayu untuk hindari banjir. Foto: Anshori/Pembaca

"Masuk KM 11, keluar sekitar KM 10 di Pondok Kelapa. Terus tadi ada petugas polisi di pintu keluar. Semua diarahin keluar tol, cuma buat menghindari banjir di kolong tol aja," kata Anshori.

Seperti diberitakan detikOto sebelumnya, meski halal masuk jalan tol karena kondisi darurat, pemotor harus tetap memperhatikan beberapa hal ini. Ditegaskan Andry Berliantio selaku praktisi defensive driving, pemotor yang berkendara di jalan tol karena kondisi darurat ini harus tetap dalam kaidah safety riding.

"Ikuti instruksi petugas seperti tetap di lajur kiri dan tidak memanfaatkan situasi karena masuk tol. Karena masih ada kendaraan lain yang lebih besar di sana," kata Andry kepada detikcom, Rabu (1/1/2020).

Berkendaralah dengan kecepatan sedang, terlebih jika situasi masih darurat hujan dan jalan pasti licin. Pemotor yang berkendara di jalan tol karena kondisi darurat sebaiknya tidak berhenti seenaknya sekadar untuk menikmati jalan tol.

"Masuk dan keluar sesuai arahan petugas jaga. Tetap pakai kelengkapan berkendara secara baik, untuk jas hujan gunakan model baju-celana. Waspadai hembusan angin dari samping (side wind) yang rentan mengganggu stabilitas motor. Tidak memaksakan diri naik tol saat hujan lebat dan pilih tempat berlindung yang menjamin keselamatan," ujar Andry.



Simak Video "Pesisir Jakarta Utara Dilanda Banjir Rob"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com