Jumat, 21 Feb 2020 18:08 WIB

Motor Banyak Buat Cari Nafkah, Kenapa Bakal Kena Cukai Juga?

Ridwan Arifin - detikOto
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan kanalisasi sepeda motor di ruas Jalan Iskandarsyah, Jakarta Selatan, Senin (29/06/2015). Jalur khusus sepeda motor itu berada pada ruas paling kiri dan mulai di berlakukan hari ini hingga seterusnya. Rengga sancaya/detikcom. Mayoritas sepeda motor digunakan mencari nafkah (Rengga Sancaya/detikOto)
Jakarta -

Rencana Menteri Keuangan Sri Mulyani pengenaan cukai emisi CO2 termasuk ke sepeda motor direspon pabrikan. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengatakan wacana itu dirasa semakin memberatkan masyarakat dan para pelaku industri.

"Kami berharap pemerintah mengkaji kembali secara komprehensif dampaknya terhadap industri sepeda motor dan industri lain yang berkorelasi seperti komponen, pembiayaan dan lainnya yang berpotensi muncul jika rencana ini diberlakukan. Industri sepeda motor ini punya rantai bisnis yang luas baik di sisi hulu maupun hilir," kata Public Relation AISI, Ahmad Muhibbudin saat dihubungi detikoto, Kamis (20/2/2020).

Di Indonesia kini motor tak lagi jadi produk konsumtif. Malah kendaraan roda dua itu dijadikan sumber pencari nafkah. Inilah yang dirasa akan memberatkan.

"Dan yang terpenting, motor itu bukan sepenuhnya produk konsumtif. Sebagian besar pemiliknya, menjadikan motor sebagai sarana produktif untuk bekerja sehari-hari mencari nafkah," ujar Muhib.

Bila cukai kendaraan sepeda motor diterapkan, harga pun berpotensi terkerek naik. Tentu hal ini juga berdampak besar terhadap keberlangsungan sepeda motor di pasar otomotif Tanah Air.

"Konsumen sepeda motor sangat sensitif dengan kenaikan harga, berapapun kenaikannya. Kondisi ini tentu akan ganggu konsumen dan berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Penjualan motor tiap tahun cenderung stagnan, bahkan dilanda tren menurun dalam delapan tahun terakhir. Puncak penjualan sepeda motor di pasar domestik terjadi pada 2011, yang mencapai 8.012.540 unit, setelah itu berangsur-angsur lesu, hingga pada 2019 hanya terjual 6.487.460 unit.

Motor Banyak Buat Cari Nafkah, Kenapa Bakal Kena Cukai Juga?


Simak Video "Pemerintah Berniat Tambah Gaji Pekerja yang di Bawah Rp 5 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com