Rabu, 05 Feb 2020 13:59 WIB

Norton Motorcycles Digosipkan Bangkrut!

M Luthfi Andika - detikOto
Jakarta -

Kabar duka kembali menyelimuti dunia otomotif, kali ini produsen motor asal Inggris Norton Motorcycles dikabarkan bangkrut. Usai kesulitan administrasi atau keuangan.

Dikutip MCN, kabar kehancuran bisnis Norton sudah tercium sejak tahun 2012. Ketika masalah keuangan hampir menenggelamkan perusahaan hanya empat tahun setelah pengusaha Stuart Garner membeli kembali hak dari millarder asal Amerika Kenny Dreer. Akhirnya berdampak pada peminjaman melalui Metro Bank.

Dan tahun ini Norton Motorcycles tidak bangkit dan tampaknya untuk mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk melanjutkan perdagangan mengalami kebuntuan. Perusahaan meluncurkan skema saham pada bulan November, dengan tujuan untuk meningkatkan uang tunai yang diperlukan untuk memenuhi buku pesanan mereka. Namun hal ini mengalami permasalahan.

Awalnya investasi Norton diawali dengan pengembangan model V4 SS dan RR, yang pertama kali diluncurkan pada 2016, terbukti menjadi usaha yang sangat mahal untuk sebuah merek mulai dari awal memproduksi superbike, mesin dan teknologi elektronik.

Norton V4 1.200ccNorton V4 1.200cc Foto: Pool (Visordown)

Tetapi sementara edisi terbatas V4 SS terjual dengan cepat pada harga yang diminta £ 44.000, memaksa mereka yang tidak cukup cepat untuk memenuhi spesifikasi V4 RR yang lebih rendah pada £ 28.000, arus kas atau keuangan diperlukan untuk pengaturan dan kemudian menciptakan rantai pasokan untuk membangun model di pabrik Donington Hall. Namun hal itu tidak terwujud karena arus keuangan yang tidak seimbang.

Meskipun sudah berjuang untuk memberikan model V4, Norton tahu mereka harus berinvestasi untuk bisa melahirkan model terbaru berikutnya yang lebih massal dan memiliki kapasitas mesin 650cc paralel-kembar Atlas Nomad dan Ranger, yang pertama kali diungkapkan pada 2017.

Jika berhasil, diprediksi Atlas akan memberi perusahaan volume yang lebih tinggi, model biaya yang lebih rendah yang diperlukan untuk memberikan arus kas yang konsisten untuk bisnis. Tetapi meskipun prototipe terakhir menunjukkan janji besar dan sepeda pertama tersedia untuk uji coba pelanggan selama beberapa minggu terakhir, tidak terlalu laris. Perpanjangan pabrik baru seluas 12.000 kaki persegi yang dimaksudkan untuk menampung produksi Atlas belum selesai dan produksi belum dimulai.

Kini tercatat, Norton masih harus membayarkan pajak 300.000 poundsterling dan itu belum terbayarkan. Memang hingga saat ini, Norton masih berusaha untuk bisa mencari investor untuk bisa bagkit.



Simak Video "Tol Layang Japek Diperbaiki, Agar Tak Bikin Mual?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com