Jumat, 17 Jan 2020 14:29 WIB

Ini Penyebab Baterai Lithium Motor Listrik Bisa Meledak Sendiri

Rizki Pratama - detikOto
Baterai lead acid Foto: Rizki Pratama
Jakarta - Komponen utama motor listrik, yakni baterai merupakan bagian yang paling krusial. Selain masih mahal dan tidak banyak penyedianya, beberapa orang masih meragukan baterai listrik terutama jenis lithium yang mudah meledak.

Hal ini dikarenakan baterai lithium sebagai penyimpan energi jauh lebih padat dalam menyimpan energi dibanding baterai lead acid. Akibat kepadatannya, ketika baterai mengalami kebocoran akan menghasilkan ledakan dari energi yang disimpan.

"Lithium memang secara jika ditusuk ketemu oksigen bisa terjadi ledakan, memang iya betul. Jadi oksigen terjadi proses oksidasi yang tidak terkontrol," kata anggota aktif Komunitas Sepeda/Motor Listrik Indonesia (Kosmik), Hendro kala ditemui di pameran modifikasi motor listrik PLN di Jakarta.



Kendati begitu, untuk kemasan baterai buatan profesional oleh merek terpercaya yang legal dikatakan Hendro sudah cukup aman. Bahkan merek lokal seperti Gesits, Selis, dan Viar sudah terjamin kerapatan kemasan baterai lithium untuk menghindari proses oksidasi yang mengakibatkan ledakan itu.

"Tapi kalau pabrikan baterainya sudah dicor pakai resin jadi walau kena puncture oksigen tidak masuk," ungkap Hendro.

Berbeda dengan lithium, baterai lead acid sebenarnya lebih kecil atau sukar sekali meledak. Kelemahannya tentu energinya tidak sepadat baterai lithium sehingga menyebabkan ukuran baterai lead acid cenderung lebih besar jika dengan dibandingkan dengan jumlah daya yang sama. "Paling aman lead acid karena lebih aman dan murah, tapi berat," tutupnya.

Simak Video "Uniknya Motor Listrik, Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com