Sabtu, 11 Jan 2020 08:56 WIB

Motor Terendam Banjir, Ini Bahayanya Oli Tercampur Air pada Mesin

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi motor melintas di banjir Foto: Agung Pambudhy/detikoto
Jakarta - Hujan ekstrem yang melanda jadi pemicu terjadinya banjir diberbagai wilayah Jabodetabek. Tak sedikit kendaraan jadi korban banjir, terutama sepeda motor. Jika demikian, langsung segera melakukan servis ya detikers. Karena jika tidak, kerugian akan dirasakan detikers.

Sebut saja soal pelumas. Motor yang terendam banjir yang menyebabkan air masuk ke dalam ruang mesin,ini berpotensi mengalami kerusakan karena oli tercampur dengan air.



Untuk mengetahui oli tercampur dengan air atau tidak, sangat mudah, cukup melihat warna oli. Jika oli berwarna putih, dipastikan oli sudah tercampur air. Jika oli sudah bercampur dengan air, jalan satu-satunya adalah harus mengganti oli mesin.

Seperti yang disampaikan Federal Oil General Manager Sri Adinegara yang menjelaskan bahayanya pelumas kendaraan yang telah tercampur air dan masuk ke dalam mesin.

Sri Adinegara mengatakan, saat oli atau pelumas tercampur air. Pelumas atau oli memiliki sifat demulsifier, yang bermakna bahwa oli bisa memisahkan diri dengan air. Tetapi dalam kasus ini oli & air bersatu di tempat yang sama meskipun tetap terpisah.



Selanjutnya Sri Adinegara juga mengatakan saat oli atau pelumas tercampur air, maka pelumasan pada mesin menjadi tidak optimal karena adanya air.

Pelumas yang telah tercampur air juga menjadi penyebab mesin bekerja lebih berat dan selanjutnya suhu mesin akan menjadi panas. Terakhir, sifat asam air akan mengakibatkan karat & mesin menjadi keropos.

Bila hal ini terus dipaksakan untuk tetap digunakan, akan mengakibatkan kerusakan mesin motor, kandungan air yang tercampur dengan oli bisa membuat korosi pada komponen yang ada di dalam mesin, sehingga mesin motor akan cepat rusak.

Federal OilFederal Oil Foto: Dok. Federal Oil



Program Solusi Motor Setelah Banjir

Memahami akan kebutuhan para pemilik motor yang terdampak banjir, Federal Oil memberikan solusi untuk meringankan beban pemotor yang terkena dampak bencana banjir dengan mengadakan program #SolusiMotorSetelahBanjir.

Program ini dimulai sejak 8 sampai dengan 12 Januari 2020, konsumen cukup membayar paket ganti oli hanya sebesar 10 ribu di 7 Super Federal Oil Center (SFOC) di area yang terdampak banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.



"Kami sangat prihatin dengan bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2020 ini. Melalui program #SolusiMotor Setelah Banjir ini, semoga bisa mempermudah para pemotor untuk segera mengganti oli motornya, sehingga sepeda motornya bisa kembali digunakan dengan baik untuk beraktivitas.Kami memahami bahwa konsumen di Jakarta dan sekitarnya yang mayoritas merupakan kalangan pekerja menggunakan motornya untuk beraktivitas setiap hari. Dengan program kami berharap dapat membantu pemilik motor yang terkena dampak dari musibah banjir untuk segera kembali beraktivitas," kata Adinegara.

Federal Oil juga berharap dapat terus melanjutkan program ini dengan mempersiapkan unit-unit siaga di bengkel-bengkel khususnya SFOC, yang dapat membantu konsumen setia apabila terdapat kondisi darurat dan bencana alam.

Simak Video "Pemprov DKI Evaluasi Tata Ruang di Ciganjur yang Sebabkan Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com