Minggu, 22 Des 2019 09:07 WIB

Kalau Motor Hilang Seperti Ini Asuransi Nggak Ganti Rugi

Rizki Pratama, Rizki Pratama - detikOto
Aksi pencurian motor. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Menyematkan asuransi pada motor kesayangan tentu akan memberikan perasaan tenang apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti rusak atau hilang. Dalam kasus kehilangan motor agar dapat ganti rugi, dalam polis asuransinya harus masuk pada kategori Total Loss Only (TLO).

Namun belum tentu semua motor hilang dapat begitu saja diberikan ganti ruginya oleh pihak asuransi yang dipercaya. Untuk menghindari berbagai risiko penipuan atau manipulasi dari nasabah asuransi ada beberapa hal yang membuat klaim kehilangan motor tak dapat diberikan.



Salah satu penyedia layanan asuransi, Garda Oto sendiri tak akan bertanggung jawab jika kendaraan hilang di tempat-tempat ilegal. Sebagai contoh motor hilang karena melanggar rambu-rambu dan sebagainya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibicarakan pada saat pengajuan asuransi.

"Klaim tidak diterima kalau tidak sesuai yang tertera di polis. Misal langgar rambu, tidak punya SIM, sengaja dan lain-lain," jelas Senior VP Communication dan Service Management Garda Oto, Laurentius Iwan Pranoto melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (21/12/2019).

Jika memang setelah disurvei asuransi dapat melakukan penggantian, pihak asuransi akan mengganti sesuai dengan nilai motor yang hilang berdasarkan kondisi terkini dan tahun pembuatannya.



"Jika hilang asuransi akan ganti sesuai harga pasaran saat kejadian dalam bentuk dana. Harga pasaran motor tersebut, (misal) Beat 2018 berbeda harganya dengan Beat 2019. Model juga beda," terang Iwan.

Sementara itu jika motor masih dalam masa cicilan, biaya penggantian atas motor yang hilang tidak diberikan pada pemilik motor melainkan kepada leasingnya. "Jika motor masih kredit, dana diberikan ke leasing," tambahnya.

Selanjutnya untuk melakukan klaim dapat dilakukan seperti biasa. Siapkan kelengkapan surat-surat saat mengajukan klaim kehilangan motor terkait ke pihak asuransi.

"Klaim normal saja. lengkapi all dokumen, lapor ke asuransi," tutup Iwan.

Simak Video "Bahana Jadi Induk Holding Asuransi Akhir Februari"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com