Sabtu, 07 Des 2019 08:02 WIB

Diler Resmi Harley Enggan Komentari Skandal Garuda

Ridwan Arifin - detikOto
Barang bukti Harley dan sepeda Brompton yang diselundupkan Foto: Agung Pambudhy Barang bukti Harley dan sepeda Brompton yang diselundupkan Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta sebagai salah satu distributor resmi moge merk asal negeri Paman Sam di Tanah Air enggan mengomentari soal kehadiran Harley-Davidson yang masuk secara ilegal ke Indonesia.

"No comment, ini di luar penjualan resmi HD," singkat Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta, Sahat Manalu kepada detikcom melalui pesan singkat.

Sebelumnya, komponen motor Harley-Davidson (HD) bekas dan 2 buah sepeda Brompton baru masuk RI secara ilegal. Motor mewah dan sepeda yang bernilai puluhan juta rupiah itu dibawa oleh pesawat Airbus A330-900 milik Garuda Indonesia.

Diler Resmi Harley Skandal GarudaFoto: Rizki Pratama




Maskapai tiba di Bandara Soekarno Hatta, Indonesia pada siang hari (17/11). Setibanya di bandara, pesawat langsung dibawa ke kawasan GMF.

Kala itu, berdasarkan keterangan yang diterima dari Kasubdit Humas Bea Cukai Deni Surjantoro, ditemukan 18 kotak yang dibawa di dalam kabin. Dalam pemeriksaan terungkap bahwa 15 kotak berisi berisi spare part motor HD dengan kondisi bekas. Sementara itu, tiga kotak lainnya terdapat 2 sepeda Brompton baru. Belakangan diketahui sepeda motor itu milik Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gustri Ngurah Askhara Danadiputra.



Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir pun langsung mencopot Ari karena menyelundupkan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda Indonesia.

Diler Resmi Harley Skandal GarudaFoto: Tim Infografis/Luthfy Syahban


Halaman
1 Tampilkan Semua

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com