Rabu, 16 Okt 2019 09:44 WIB

Belum Lama Meluncur, Motor Listrik Harley Dihentikan Produksinya

Ridwan Arifin - detikOto
Harley-Davidson LiveWire. Foto: Harley-Davidson Harley-Davidson LiveWire. Foto: Harley-Davidson
Jakarta - Harley-Davidson melakukan manuver yang cukup besar dengan melahirkan motor listrik dengan nama Livewire. Namun belum dikirim ke pelanggan, Harley-Davidson mengumumkan untuk berhenti produksi Livewire sementara waktu ini.

Seperti dikutip dari CNBC, Rabu (16/10/2019) dalam keterangan resminya Harley-Davidson menghentikan produksi dan membatalkan pengiriman ke sejumlah diler setelah ditemukan masalah pada mekanisme pengisian daya.

"Kami baru-baru ini menemukan kondisi non-standar selama pemeriksaan kualitas akhir; menghentikan produksi dan pengiriman; dan memulai pengujian dan analisis tambahan," kata perusahaan tersebut melalui e-mail resmi yang diterima CNBC.



Harley-Davidson menjamin meski berhenti produksi namun tidak membatalkan pesanan yang sudah dilakukan oleh sejumlah pelanggan yang kepincut Livewire.

"Kami berhubungan erat dengan diler dan pelanggan Livewire, dan kami telah meyakinkan mereka bahwa mereka dapat terus mengendarai motor LiveWire. Seperti biasa, kami menjaga kualitas tinggi sebagai prioritas utama kami," katanya.

Kendati demikian, Harley-Davidson juga tidak merinci sampai kapan dan bagaimana masalah secara detail yang dialami pada sepeda motor listrik tersebut.

Sementara itu, bicara soal motor listrik Harley-Davidson secara performa LiveWire dapat menempuh jarak 235 km di perkotaan dan 152 km dengan kombinasi jalan raya lintas perkotaan. Motor listrik ini bisa berakselerasi dari 0 hingga 96 km/jam di bawah 3,5 detik.



Sementara LiveWire dapat mengecas baterai penuh semalaman menggunakan arus listrik rumah tangga. LiveWire sebenarnya bisa juga dicas cepat dalam waktu 60 menit, tapi harus dilakukan dengan pengisi daya quickcharge Level 3 di diler HD.

Memang lewat LiveWire, perusahaan yang berbasis di Milwaukee ini berusaha menggaet 1 juta pengendara baru pada akhir dekade berikutnya.

Apalagi pabrikan ini juga terus berjuang dalam beberapa tahun terakhir. CNBC melaporkan bahwa penjualan sepeda motor gede ini sedang mengalami tren penurunan, mengikis laba hingga 20 persen. Target pun mengalami koreksi, pada tahun 2019 diharapkan bisa mengirimkan sekitar 217.000, turun 5.000 dari sebelumnya diperkirakan sebanyak 222.000 unit.

Simak Video " Di IIMS 2019, Harley-Davidson FXDR 114 Dijual Lebih Murah"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com