Senin, 07 Okt 2019 14:28 WIB

Curhatan Rider Vietnam Soal Lalu Lintas di Indonesia

Rizki Pratama - detikOto
Rider asal Vietnam Foto: Rizki Pratama/detikOto Rider asal Vietnam Foto: Rizki Pratama/detikOto
Jakarta - Bukan rahasia lagi setiap hari pengguna jalanan mengeluhkan volume lalu lintas padat yang menyebabkan kemacetan. Apalagi kemacetan ini semakin diperumit dengan membludaknya volume sepeda motor.

Ternyata keluhan ini tidak menjadi masalah orang Indonesia saja lho, detikers. Negara-negara tetangga pun merasa tidak asing melihat kondisi dan perilaku berkendara masyarakat Indonesia ketika mereka berkunjung.



"Di Thailand dan Malaysia memiliki kemacetan lalu lintas yang hampir serupa jadi kami tidak terlalu asing dengan hal ini," kata salah seorang rider Blue Core 5 Year Celebration, Nguyen Phuc Viet saat ditemui di Yamaha Flagship Shop, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2019).

Pria asal Vietnam ini baru saja berkendara di 4 negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Kecuali Indonesia, Malaysia dan Thailand, lalu lintas di Kamboja dikatakan Nguyen tak terlalu ramai.

Rider VietnamRider Vietnam Foto: Rizki Pratama/detikOto


"Di Kamboja tidak semacet ini," jawabnya singkat.

Ia pun bercerita tentang pengalaman lainnya berkendara di 5 negara Asia Tenggara yang berbeda. Salah satu hal yang membuatnya cukup bingung adalah sisi jalan berkendara di Vietnam adalah di sebelah kanan. Ketika ia berkendara di Malaysia, Thailand dan Indonesia yang berkendara di sisi kiri membuatnya sedikit kikuk.

"Thailand Malaysia dan Indonesia berkendara di kiri bukan di kanan. Di Vietnam kami berkendara di sisi kanan dan kami butuh waktu untuk membiasakan hal itu," ungkapnya.

Secara total rombongan turing yang terdiri dari 5 sepeda motor Yamaha ini menempuh jarak sejauh 2500 km. Perjalanan tak sepenuhnya dilakukan di darat karena keterbatasan waktu. Kelompok ini hanya melakukan perjalanan di Ibukota dan perjalanan menuju negara selanjutnya dilakukan dengan pesawat.

"Kami perkirakan 2.500 km dari Vietnam. Indonesia cuma di Jakarta dan langsung terbang ke Manila. Kami tidak bisa bilang tepatnya berapa (konsumsi bensin) untuk masing-masing skuter yang kami kendarai selama perjalanan ini. Untuk free go kami hitung trip dari Vietnam ke Kamboja itu kira-kira 62 km untuk 1 liter," jelasnya.

Simak Video "Penyegaran Desain dan Fitur Anyar Yamaha MT-25"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com