Selasa, 01 Okt 2019 16:58 WIB

Motoran Lewat Area Pascatembakan Gas Air Mata, Lakukan Ini

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Beberapa jam setelah gas air mata ditembakkan, efeknya masih dapat dirasakan. Apalagi bagi pengendara motor yang tak punya alternatif lain harus melewati ruas jalan pasca tembakan gas air mata itu harus merasakan sedikit efeknya.

Kendati tak bahaya seperti pertama kali dilepaskan, efek gas air mata yang masih ada tersebut cukup mengganggu pengendara khususnya sepeda motor. Bahkan meski sudah menggunakan kaca mata tambahan selain visor pada helm pun mata masih dapat terasa perih sembari mengeluarkan air mata.



Jika sudah mengganggu sebaiknya segera berhenti saat merasakannya atau setelah melewatinya. Setelah itu carilah air bersih dan basuhlah wajah atau kalau bisa seluruh kepala anda.

"Kalau sudah terlanjut terpapar di mata langsung dibasuh dengan air mengalir. Jika memungkinkan langsung basuh wajah, mata sampai rabut seperti mandi," kata Instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto saat dihubungi detikcom, Selasa (1/10/2019).



Detikhealth melansirkan bahwa efek dari gas air mata memang dapat bertahan cukup lama. Komponen-komponen pembentuknya akan menjadi sebuah agen yang berfungsi untuk mengaktifkan salah satu atau dua reseptor rasa sakit, yaitu TRPA1 atau TRPV1.

Salah satu agen yang dapat mengaktifkan TRPA1 adalah 2-chlorobenzalmalonitrile atau gas CS. Agen ini adalah senyawa yang mengandung klor yang bertiup ke udara sebagai partikel halus.

"Mereka sebenarnya tersebar dengan membakar serta menempel pada kulit atau pakaian dan dapat bertahan untuk sementara waktu," ujar Sven-Eric Jordt, ahli anestesi di Universitas Duke.

Motoran Lewat Area Pascatembakan Gas Air Mata, Lakukan Ini


Simak Video "Ultra Compact BEV, Mobil Listrik Imut dengan 2 Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com