Seperti diwartakan Rushlane, dua orang lulusan kampus tersebut telah membuat sebuah teknologi self-balancing untuk sebuah skuter listrik. Menariknya, teknologi ini bisa dipasang di skuter otomatis apa pun, dengan tambahan biaya sekitar 6.000 INR atau setara Rp 1,1 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butuh dua tahun bagi Liger Mobility untuk membuat dan mengembangkan teknologi self-balancing ini. Kunci utama teknologi ini ada di bandul pemberat yang selalu dikalibrasi secara real time. Untuk membuat teknologi itu, perlu sistem sensor yang akurat, aktuator, dan algoritma yang kuat.
Namun teknologi ini bukan tanpa celah. Akibat sistem yang selalu berusaha menjaga keseimbangan motor, maka berdampak pada konsumsi baterai yang cukup besar. Akhirnya baterai akan cepat habis, dan berpengaruh langsung ke kemampuan daya jelajah motor.
(lua/lth)










































