Sabtu, 07 Sep 2019 08:04 WIB

Pesaing Baru Gojek dan Grab, Disapa Gaspol dan Punya Shelter

Luthfi Anshori - detikOto
Ojek Online Gaspol Foto: Muhammad Ridho Ojek Online Gaspol Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Aktivitas driver ojol (ojek online) dalam menaik-turunkan penumpang kadang membuat jalanan di sekitar menjadi macet. Utamanya, ketika para driver ojol tersebut mengantar atau menjemput konsumen di pusat perkantoran atau perbelanjaan.

Dampak itu pula yang akhirnya menjadi perhatian PT Gaspol Angkasa Surya, selaku perusahaan aplikator transportasi online.



"Jadi potensi kemacetan oleh sebab menumpuknya ojol di pinggir jalan memang sudah kami pikirkan," terang CEO PT Gaspol Angkasa Surya Lisa Subandi, ketika berkunjung ke redaksi detikcom, di Mampang, Jakarta Selatan.


Lisa mengatakan, terbuka kemungkinan bagi perusahaan aplikasi yang dipimpinnya untuk membuat shelter ojol di pusat-pusat keramaian.



"Ke depan, Gaspol juga akan menyediakan shelter. Kita akan kerja sama dengan mall. Untuk sekarang sudah ada kerja sama, antara Gaspol dengan Plaza Depok untuk pengadaan shelter ini," terang Lisa.

Untuk diketahui, Gaspol merupakan start-up kesekian yang hadir di Indonesia untuk menentang eksistensi dua raksasa, Gojek dan Grab.

Gaspol berdiri sejak 8 bulan lalu dan memulai proses perekrutan mitra sejak 2 bulan terakhir. Klaimnya, perusahaan yang berbasis di Depok ini telah merekrut ribuan driver, meski umurnya baru seumur jagung.

"Dulu target kami awalnya 7.000 driver. Tapi sampai masuk hari ini, ada sekitar 10.000 mitra yang terdaftar. Mitra kami tersebar di Jabodetabek, Bali, Pontianak, dan Lampung," terang Divisi Humas PT Gaspol Angkasa Surya, Abi Raja.

Simak Video "Dear Pengguna Ojol, Ini Tarif Baru yang Berlaku Mulai September"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com