Senin, 02 Sep 2019 21:16 WIB

Setelah 3 Tahun, Baterai Gesits Bisa Ditukar Tambah

Luthfi Anshori - detikOto
Baterai motor listrik Gesits berbobot sekitar 6-7 kg, bisa dicopot dari bodi motor dan dicas di tempat lainFoto: Ari Saputra Baterai motor listrik Gesits berbobot sekitar 6-7 kg, bisa dicopot dari bodi motor dan dicas di tempat lainFoto: Ari Saputra
Jakarta - Baterai menjadi isu utama yang selalu dijadikan alasan mengapa banderol kendaraan listrik jadi terlampau mahal. Tak hanya mahal, siklus pemakaian baterai juga tidak bisa bertahan sampai puluhan tahun lamanya. Dalam setiap beberapa tahun, baterai harus diganti.

Hal ini pula yang terjadi di skuter listrik karya anak bangsa, Gesits. Dikatakan oleh CEO PT Gesits Technologies Indo Harun Sjech, baterai Gesits harus diganti tiap 3 tahun sekali. Bukan karena baterai itu sudah tidak bisa dipakai, namun karena kondisi baterai sudah tidak bisa full.

"Setelah 3 tahun, biasanya persentase baterai maksimal tinggal 70 persen," kata Harun kepada wartawan di Jakarta, belum lama ini.



Harga baterai Gesits sendiri, diperkirakan ada di kisaran Rp 5 juta. Kalau konsumen harus beli baterai lagi, tentunya sangat membebani. Namun Harun mempunyai opsi menarik, karena konsumen tidak harus benar-benar membeli baterai baru.

"Garansi baterai sendiri kan 3 tahun. Nanti setelah 3 tahun, akan tukar tambah. Jadi baterai lama bisa ditukar yang baru," kata Harun.

Untuk diketahui, Gesits sendiri didukung baterai lithium-ion 5.000 kWh (kilo-watt-hour). Baterai itu sanggup menjelajah sejauh 70 km dari kondisi baterai terisi penuh, dengan kecepatan tertinggi 80 km/jam.

Baterai Gesits sudah mendukung fitur removable. "Jadi sebenarnya motor kita ini sudah didesain untuk swap ready, jadi baterainya bisa diganti," terang Harun.

Simak Video "Tes Performa Motor Listrik yang Bisa Mundur"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com