Sabtu, 17 Agu 2019 11:25 WIB

BSA Lolos Seleksi Alam untuk Jadi Becak Siantar

Budi Warsito - detikOto
Becak motor BSA di Kota Pematangsiantar Foto: Budi Warsito Becak motor BSA di Kota Pematangsiantar Foto: Budi Warsito
Pematangsiantar - Dibandingkan dengan motor merek lainnya, motor gede pabrikan Inggris Birmingham Small Arms atau BSA ternyata lebih unggul. Itu terbukti, sampai sekarang becak BSA di Kota Pematangsiantar masih beroperasi.

BSA dijadikan becak motor alias bentor bukanlah tanpa alasan. Ketangguhan BSA membuat motor merek lainnya tersingkir. Selain itu, ada hal lainnya yang membuat BSA lebih cocok dijadikan becak sebagai alat transportasi.



"BSA yang memang tangguh, kuat dia. Enggak kencang tapi kuat tenaganya. Kalau Norton ada kelemahannya di pompa oli, kalau Harley terlalu peka. Dia enggak bisa, kalau onderdil harus yang asli, trus gampang panas. BMW kick start sebelah kiri, akhirnya secara seleksi alam menang BSA," ungkap Presiden BSA Owner Motorcylce Siantar H Kusma Erizal Ginting saat bertemu detikcom di rumahnya.

Ia melanjutkan, BSA cocok dengan tupologis Kota Pematangsiantar yang berada di punggung bukit dan naik turun seperti Magelang. Hal itulah yang membuat 70 unit BSA dijadikan becak sesuai dengan permintaan hukum pasar.



Kehadiran becak BSA pun memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitas pada masa itu. Dimana kendaraan lainnya yang ada hanyalah sado.

"Pada masa itu belum ada mikrolet, mopen dan bus. Sado, dia (BSA) sama sado," terang pria yang rambutnya memutih itu.

Kendaraan resmi militer dari Inggris itupun akhirnya digandrungi semua masyarakat di Siantar. "Nande-nande, inang-inang emak-emak, pada nunggu semua mau ke Siantar menggunakan becak tadi," beber Rizal.

"Mau ke pasar tradisional, masih Pajak Horas sama Parluasan. Di daerah-daerah Raya, di daerah satelit seperti Raya,Tanah Jawa belum ada (pasar). Jadi semua nungguin kendaraan yang namanya becak BSA," tutup Rizal.

Rizal Ginting saat ditemui di rumahnyaRizal Ginting saat ditemui di rumahnya Foto: Budi Warsito


Selain tangguh, BSA juga termasuk irit. Konsumsi BBM motor bermesin 350 cc itu mampu mencapai belasan kilometer untuk satu liter.

"Untuk konsumsi BBM, meski 350 cc bisa dikatakan cukup irit. Konsumsi BBM-nya, satu liter dapat menempuh jarak 18 km," kata Saridi (55), Penarik becak motor BSA.

BSA Lolos Seleksi Alam untuk Jadi Becak SiantarFoto: Budi Warsito


Becak BSA yang dikendarai Saridi merupakan buatan tahun 1954. Tujuannya membeli BSA adalah, untuk dipakai menarik becak. BSA itu dibelinya dari seseorang pada tahun 1990. Harganya pun cukup miring. Sejak itu sampai sekarang dirinya masih narik becak untuk menghidupi keluarganya.

Simak Video "Calya Dipermak, Harga Naik Rp 2 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com