Jumat, 02 Agu 2019 10:13 WIB

Biar Ngga Mangkal Sembarangan dan Bikin Macet, Ojol Butuh Ini

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Tuntutan jumlah pelanggan dan berlomba mendapatkan bonus dari melayani konsumen ojek online (ojol) telah memaksa pengemudi melanggar aturan lalu lintas. Kerap kali driver ojol berhenti di pinggir jalan sehingga bikin kemacetan.

Sudah bukan pemandangan langka lagi melihat beberapa driver ojek online berhenti di tempat-tempat terlarang. Hal ini pun tentunya berdampak pada tersumbatnya arus lalu lintas.



Pihak penyedia jasa aplikasi pun seharusnya memiliki tanggung jawab untuk menertibkan mitranya dengan menyediakan fasilitas tempat tunggu seperti shelter.

"Perlu banget (shelter) kalau di daerah sini kan (Plaza Senayan) ya misalnya kalau markir ada fasilitas buat anak-anak ojol sendiri dari perusahaan atau kerja samanya," ujar salah seorang mitra ojol, Ikhsan saat ditemui mangkal di depan Plaza Senayan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Ikhsan tak berharap banyak kenyamanan pada fasilitas ini. Minimal ada lahan untuk parkir yang dapat digunakan bergantian.



"Pengennya ada dibikin kayak di FX tapi sekarang udah tutup tuh. Kalau bisa di shelter itu ada air putih aja. Istirahat sebenarnya nggak terlalu penting yang penting ada fasilitas parkir motor kan kita cuma ambil doang nggak lama," terusnya.

Ia mengungkapkan rata-rata waktu tunggu ojol hanya menghabiskan waktu 15 menit. Paling lama pun 25 menit jika harus mengambil pesanan makanan yang harus dimasak terlebih dahulu.

"Motor itu kan gonta-ganti doang, paling lama 25 menit lah ya kalau pesan makanan," kata Ikhsan.

Simak Video "Dear Pengguna Ojol, Ini Tarif Baru yang Berlaku Mulai September"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com