Senin, 24 Jun 2019 17:06 WIB

Peminat Genio Bila Ditawari Scoopy Juga Tidak Mau

Ridwan Arifin - detikOto
Honda Genio. Foto: PT Astra Honda Motor Honda Genio. Foto: PT Astra Honda Motor
Jakarta - PT Astra Honda Motor meluncurkan Honda Genio untuk mengisi ceruk kekosongan antara Beat dan Scoopy. AHM meyakini bahwa motor berkubikasi 110 cc ini menawarkan sesuatu hal yang baru.

Genio memang sekilas mirip dengan garis desain Scoopy, namun harganya dibanderol lebih murah dari motor fashionable Honda itu.

Honda Genio. Honda Genio. Foto: Pradita Utama


Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan Genio telah diluncurkan untuk kebutuhan pasar baru, meski pada dasarnya didesain sebagai motor anak muda yang gaya dan menggendong mesin 110 cc seperti Scoopy.



"Ini (Genio) fashionable. Dan Genio sesuatu yang baru. Kalau Scoopy lebih ke retro dan segmen beda," kata Loman di Jakarta Utara.

Peminat Genio Bila Ditawari Scoopy Juga Tidak MauFoto: PT Astra Honda Motor


"Jadi kita lihat ada satu segmen yang kosong, maka ini kami buat Genio. Jadi Beat, Genio, baru Scoopy," kata Loman.

Bila menengok harga, Genio dilepas ke pasaran dengan banderol Rp 17,2 Juta, dan Rp 17,7 Juta. Sedangkan Scoopy dijual Honda nyaris di angka Rp 19 Juta.



Loman pun yakin adik dari Scoopy ini tidak akan menyasar segmen yang sama.

"Nggak (saling makan) sih, kalau ada juga sedikit. Karena beda. Karena kalau orang mau Beat, ditawari ini (Genio) juga nggak bakalan mau. Mau Scoopy ditawarin ini juga nggak bakalan mau. Ini (Genio) baru di segmen itu," kata Loman.

Untuk target awal pun berbeda, Genio diharapkan bisa mendongkrak penjualan Honda sekitar 500 ribu unit per tahun atau sekitar 41 ribuan unit per bulan. Sedangkan Scoopy saat ini mampu dilempar ke pasaran hingga 70 sampai 80 ribu unit per bulan. (riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com