Sabtu, 22 Jun 2019 17:25 WIB

Touring Haram Hukumnya Jika Punya Masalah Kesehatan Ini

Rizki Pratama - detikOto
Motor Royal Enfield Himalayan yang akan dipakai touring IMBI ke Himalaya Foto: Rengga Sancaya Motor Royal Enfield Himalayan yang akan dipakai touring IMBI ke Himalaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Perjalanan touring tidak bisa dikatakan sama dengan berkendara sehari-hari di dalam kota. Banyak hal krusial yang sangat perlu menjadi pertimbangan agar perjalanan terhindar dari malapetaka.

Dari sisi kesehatan pun sudah menjadi barang pasti sebagai syarat sah mengikuti turing. Kondisi fisik yang tidak prima atau memiliki catatan medis yang buruk sangat dilarang ikut serta dalam kegiatan touring sepeda motor.



"Kondisi cuaca akan mempengaruhi, ketika oksigen berkurang maka metabolisme tubuh juga ga karuan. Nah jantung itu harus kuat di sini, tekanan darah tinggi, tensi tinggi, asma itu jangan," ujar instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu dalam jumpa pers persiapan touring Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) dalam Moto Himalayan Royal Enfield di Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019).

Begitu juga saat dalam perjalanan tentunya menjaga kondisi tubuh dalam keadaan prima sangat penting. Untuk destinasi seperti yang dilakukan oleh IMBI ke Himalaya pun masalah pernapasan menjadi krusial.



Perjalanan bertualang dengan motor yang akan mencapai puncak ketinggian 6.000 meter berisiko mengalami gangguan pernapasan karena minimnya oksigen. Untuk menghindari masalah itu terjadi sebisa mungkin pengendara tidak terlalu memforsir tenaga hingga lelah.

"Oksigen kurang mereka harus menjaga stamina mereka menghindari gerakan tidak mubazir karena itu akan menguras tenaga mereka dan suplay oksigen sedikit," pungkas Jusri. (rip/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed