ADVERTISEMENT
Jumat, 10 Mei 2019 22:03 WIB

Kendaraan Listrik Penghubung ke MRT Ini Dibanderol Rp 8 Jutaan

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rizki Pratama/detikOto Foto: Rizki Pratama/detikOto
Jakarta - Skuter listrik buatan startup Cina, Segway-Ninebot mulai dipasarkan di Indonesia melalui PT Suara Visual Indonesia (SVI). Saat ini PT SVI sudah bisa menerima pesanan dua model skuter Segway-Ninebot yaitu Kickscooter ES2 dan KickScooter ES4.

Kedua skuter listrik berbentuk otoped ini dibanderol dengan harga Rp 8.532.000 untuk Kickscooter ES2 dan Rp 11.970.000 untuk KickScooter ES4.



"Harga mulai Rp 8 jutaan skuternya sampai Rp 12 jutaan, ada garansi satu tahun, tapi yang baterainya 6 bulan," ujar CEO Suara Visual Indonesia (SVI), Setiawan Winarto Selaku Importir Segway Ninebot di Indonesia dalam launching Kickscooter ES4 di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

Kickscooter ES2 dan KickScooter ES4 memiliki kelebihan seperti bisa dilipat dan memiliki bobot 12,5 kg dan 14kg saja. KickScooter ES2 memiliki kecepatan maksimum 25kpj dan jarak tempuh 25 km sekali pengisian daya. Sedangkan KickScooter ES4 mampu mencapai kecepatan 30kpj dan jarak tempuh hingga 45km.



Pengisian dayanya sendiri menggunakan sumber listrik rumah memakan waktu 2-3 jam hingga terisi penuh.

"ES2 25 km jam speednya jaraknya 25 km. ES4 double baterai speednya bisa 30kpj jaraknya 45km. Colokan biasa di rumah 2-3 jam watt kecil sudah full," ungkap Setiawan.

Segway-Ninebot sudah bisa didapatkan melalui jaringan Melodia dan Melotronic di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Untuk pemesanan di daerah yang belum memiliki dealer bisa mendapatkannya melalui pembelian online di melotronic.com maupun marketplace online.



Untuk perawatannya pun, Setiawan mengatakan tidaklah mahal dan sulit. Hanya ada 3 komponen penting seperti Controler, Motor, dan Baterai dengan biaya mulai dari puluhan ribu rupiah.

"Untuk pemesanan sudah bisa dilakukan di outlet Melotronic atau marketplace online. Skuter listrik, Motor listrik lebih simple dari biasa, karena komponen utamanya cuma 3, kontroler, baterai, motor udah selesai. Jadi ga perlu ganti oli, tapi kalau bannya nanti kita sediakan. Rangenya (biaya servis) mungkin puluhan sampai seratus ribu," pungkas Setiawan. (rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com