Dalam perjalanan risetnya dua lembaga pendidikan nasional lainnya, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ikut ambil bagian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa kami menggandeng BUMN ini supaya bisa maju, bisa transfer teknologi. Kami bisa saja impor tapi kami ingin lembaga-lembaga ini maju," ujar CEO PT Gesits Technologies Indo Harun Sjech menjawab pertanyaan detikcom soal digaetnya BUMN-BUMN itu.
Pertamina dan ITS bekerja sama dalam menyiapkan battery pack, sementara sel baterai listrik diambil dari kerja sama Pertamina dan UNS. ITB bertugas mengurusi aspek Internet of Things (IoT) motor Gesits. Seperti aplikasi handphone yang bisa memperlihatkan kondisi baterai. Sementara UI mengembangkan sistem control motor. Pindad menyuplai motor listrik.
Motor akan diproduksi di pabrik Wikon di Cileungsi, Bogor. (ddn/lth)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!