Senin, 29 Apr 2019 17:22 WIB

Alasan Gesits Gandeng BUMN Besar seperti Pertamina dan Pindad

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Motor listrik Gesits termasuk yang paling menarik perhatian pengunjung IIMS 2019 Foto: Dadan Kuswaraharja Motor listrik Gesits termasuk yang paling menarik perhatian pengunjung IIMS 2019 Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta - Motor listrik Gesits awalnya dikembangkan oleh Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Namun untuk memproduksi motor sangat sulit, mereka pun akhirnya menggandeng akademisi lain dan BUMN seperti Pertamina.

Dalam perjalanan risetnya dua lembaga pendidikan nasional lainnya, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), ikut ambil bagian.



Sementara BUMN yang mendukung antara lain PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON), PT. Pindad (Persero), PT. Len Industri (Persero), PT. Pertamina (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) yang diwakili PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel).

"Kenapa kami menggandeng BUMN ini supaya bisa maju, bisa transfer teknologi. Kami bisa saja impor tapi kami ingin lembaga-lembaga ini maju," ujar CEO PT Gesits Technologies Indo Harun Sjech menjawab pertanyaan detikcom soal digaetnya BUMN-BUMN itu.



Pertamina dan ITS bekerja sama dalam menyiapkan battery pack, sementara sel baterai listrik diambil dari kerja sama Pertamina dan UNS. ITB bertugas mengurusi aspek Internet of Things (IoT) motor Gesits. Seperti aplikasi handphone yang bisa memperlihatkan kondisi baterai. Sementara UI mengembangkan sistem control motor. Pindad menyuplai motor listrik.

Motor akan diproduksi di pabrik Wikon di Cileungsi, Bogor. (ddn/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed