Rabu, 10 Apr 2019 11:59 WIB

Kawasaki: MotoGP Kompetisi yang Mahal Buat Kami

Ridwan Arifin - detikOto
Kawasaki Foto: Rifkianto Nugroho Kawasaki Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kawasaki sudah cukup lama meninggalkan ajang balap MotoGP. Sejak tahun 2010, pabrikan asal Jepang ini resmi meninggalkan ajang balap tersebut dan fokus ke ajang WorldSBK.

Dalam ajang World SBK, Tim Balap Kawasaki mencatatkan torehan terbaik, Pada 2013 mereka memenangkan kejuaraan bersama Tom Sykes, dan empat tahun terakhir secara beruntun dapat mempertahankannya dengan pebalap Irlandia Utara Jonathan Rea.



Mengutip Speedweek, Rabu (10/04/2019) menyebut bahwa Kawasaki Heavy Industries (KHI) berinvestasi banyak dalam teknologi ZX-10RR di World SBK. Bahkan bersama Kawasaki juga merupakan pebalap Superbike termahal.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Promotor Dorna ingin mendorong Kawasaki untuk kembali ke Kejuaraan Dunia MotoGP dengan aturan-aturan ini. "Ya, itu yang dikatakan beberapa orang," ujar Project Leader Kawasaki ZX-10RR, Yoshimoto Matsuda dikutip dari Speedweek, Rabu (10/04/2019).



"MotoGP bukan cara yang tepat bagi kami. Anda harus memikirkan apa yang diminta MotoGP dari Anda, teknik apa yang diperlukan untuk itu. Dan apa yang membawamu. Jika kita memperhitungkannya, MotoGP bukanlah pilihan kita," sambung Matsuda.

Namun Direktur Tim Kawasaki Racing Team, Ichiro Yoda mengatakan bahwa ajang balap MotoGP 10 kali lipat lebih mahal dari World SBK. Ia tidak menampik finansial menjadi satu hal yang menjadi pertimbangan Kawasaki.

"MotoGP terlalu mahal untuk Kawasaki, itu adalah keputusan finansial kami. Biaya MotoGP sepuluh kali lebih banyak daripada SBK - setidaknya. Untuk MotoGP Anda membutuhkan 60 atau 70 juta euro per tahun, Honda menghabiskan 100 juta," ujar Yoda kepada Speedweek.

"Selain itu, kami tidak dapat meyakinkan manajemen puncak Kawasaki untuk tempat kelima di Kejuaraan Dunia MotoGP. Mereka mengharapkan kemenangan - tidak peduli dalam kategori apa. Itulah sebabnya Superbike lebih masuk akal bagi Kawasaki dari sudut pandang finansial," jelas Yoda. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed